Tweet tersebut telah dihapus oleh penulis.
Tapi kami menyimpan semuanya 🙂.
Pasar keuangan global bersiap-siap menghadapi volatilitas baru karena IC Markets mengingatkan para trader akan rilis Pesanan Barang Tahan Lama (MoM) AS yang akan datang, sebuah indikator ekonomi yang diawasi dengan ketat yang sering menggerakkan pasar mata uang, indeks, dan komoditas.
Artikel ini diterjemahkan dari aslinya. Baca versi asli oleh koresponden kami di sini.
Data ini dijadwalkan akan dirilis pada 23 Desember, dengan para ekonom memperkirakan penurunan -1,5% dari bulan ke bulan.
Pesanan Barang Tahan Lama melacak pesanan baru yang dilakukan oleh produsen domestik untuk barang-barang yang tahan lama seperti mesin, kendaraan, dan peralatan industri. Karena pembelian ini mencerminkan kepercayaan bisnis dan tren belanja modal, indikator ini dianggap sebagai sinyal utama momentum ekonomi di Amerika Serikat.
Angka yang lebih lemah dari perkiraan dapat memperkuat kekhawatiran tentang melambatnya aktivitas industri dan mendinginkan permintaan, terutama di tengah kenaikan suku bunga dan pengetatan kondisi keuangan. Sebaliknya, sebuah kejutan kenaikan yang mengejutkan dapat memperkuat dolar AS dan menekan aset-aset berisiko, termasuk ekuitas dan emas.
IC Markets menyoroti rilis ini sebagai peristiwa makroekonomi berdampak tinggi, dan mencatat bahwa para pedagang harus mengharapkan peningkatan fluktuasi harga di seluruh kelas aset utama tak lama setelah publikasi. Secara historis, data Durable Goods telah memicu pergerakan tajam jangka pendek pada pasangan mata uang USD, indeks saham AS, dan imbal hasil obligasi, terutama saat hasil rilis berbeda dengan perkiraan konsensus.
IC Markets menguraikan langkah-langkah praktis yang dapat dilakukan trader untuk mengelola risiko menjelang rilis:
1. Daftar dan masuk ke akun trading IC Markets yang aktif
2. Pastikan margin memadai dan tinjau posisi terbuka
3. Memantau spread dan volatilitas menjelang rilis data
4. Sesuaikan perangkat manajemen risiko, termasuk level stop-loss dan take-profit
Langkah-langkah ini sangat relevan untuk trader jangka pendek dan calo yang beroperasi di sekitar berita ekonomi makro.
Didirikan pada tahun 2007, IC Markets adalah platform trading yang diakui secara global yang menawarkan akses ke forex, indeks, komoditas, mata uang kripto, dan ekuitas melalui infrastruktur trading yang canggih. Perusahaan ini dikenal dengan eksekusi latensi rendah, spread yang kompetitif, dan dukungan untuk platform kelas profesional seperti MetaTrader dan cTrader.
Saat pasar memasuki akhir tahun ini, para trader akan mengamati dengan seksama apakah data ekonomi AS yang akan datang menegaskan narasi perlambatan atau menghidupkan kembali ekspektasi ketahanan. Peringatan IC Markets menggarisbawahi bagaimana rilis makro tetap menjadi pendorong penting pergerakan harga dalam kondisi perdagangan akhir tahun.
Baca juga: Kepala perdagangan IC Markets menjelaskan bagaimana broker mendapatkan pendapatan.