BRI Life memperkuat jaringan layanan di Bali saat premi asuransi jiwa tertekan

BRI Life memperkuat jaringan layanan di Bali saat premi asuransi jiwa tertekan
BRI Life optimalkan Bali

Di tengah melemahnya daya beli dan tekanan pada premi asuransi jiwa tradisional, pelaku industri masih melihat ruang pertumbuhan dari kebutuhan perlindungan masyarakat. BRI Life merespons kondisi itu dengan merevitalisasi Kantor Layanan Denpasar untuk memperkuat layanan nasabah dan memperluas akses asuransi di Bali.

Sorotan

  • BRI Life merevitalisasi Kantor Layanan Denpasar dan mengintegrasikan layanan digital untuk memperkuat ekosistem omnichannel dan meningkatkan pengalaman nasabah.
  • Premi asuransi jiwa tradisional nasional kuartal I-2026 turun 2,9% menjadi Rp 30,10 triliun, namun premi bisnis baru tumbuh weighted 1,5% dan unweighted 5%.
  • BRI Life fokus memperkuat layanan di Bali, memanfaatkan potensi ekonomi daerah dan mendukung literasi serta inklusi asuransi di tengah penurunan premi nasional.

Strategi layanan BRI Life di Denpasar

KONTAN melaporkan, PT Asuransi BRI Life mengembangkan fasilitas layanan nasabah melalui revitalisasi Kantor Layanan Denpasar, Bali, sebagai bagian dari upaya menjaga kedekatan dengan nasabah di tengah dinamika industri asuransi jiwa.

Direktur Keuangan BRI Life, Lim Chet Ming, mengatakan pengembangan fasilitas layanan di Denpasar merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada nasabah. Menurut dia, pembaruan kantor layanan tersebut diharapkan menghadirkan pengalaman layanan yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih profesional bagi nasabah maupun mitra bisnis.

BRI Life juga mengintegrasikan kantor layanan Denpasar dengan layanan digital perseroan untuk membangun ekosistem pelayanan omnichannel. Integrasi layanan fisik dan digital itu ditujukan untuk memudahkan nasabah memperoleh layanan, termasuk akses informasi mengenai literasi keuangan dan asuransi jiwa.

Dampak bagi pasar asuransi jiwa Bali

Bali dinilai BRI Life sebagai wilayah dengan potensi ekonomi besar, ditopang pertumbuhan sektor pariwisata dan aktivitas ekonomi masyarakat. Perkembangan itu turut mendorong meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan finansial dan asuransi, sehingga penguatan layanan di Denpasar diharapkan mempererat hubungan perusahaan dengan nasabah sekaligus mendukung literasi dan inklusi asuransi di wilayah tersebut.

Di tingkat industri, Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia mencatat premi asuransi jiwa tradisional pada kuartal I-2026 terkoreksi 2,9% secara tahunan menjadi Rp 30,10 triliun. Namun, Ketua AAJI Albertus Wiroyo mengatakan premi bisnis baru masih tumbuh pada awal tahun ini, dengan kenaikan weighted 1,5% menjadi Rp 10,71 triliun dan unweighted 5% menjadi Rp 27,90 triliun pada kuartal I-2026.

Melalui pengembangan jaringan layanan tersebut, BRI Life menyatakan optimistis dapat terus mendukung program inklusi keuangan yang dicanangkan pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan, sekaligus memperkuat posisinya di industri asuransi jiwa. Sebagai bagian dari ekosistem BRI Group, perusahaan terus menghadirkan solusi perlindungan jiwa dan kesehatan yang didukung transformasi digital serta peningkatan kualitas layanan.

Dalam artikel kami sebelumnya, konsolidasi ekosistem asuransi dan penjaminan BUMN yang dipimpin BPI Danantara dibahas melalui langkah IFG menyederhanakan 12 entitas untuk memperkuat efisiensi dan tata kelola. Fokus utamanya mencakup pembenahan kualitas pengelolaan investasi dan manajemen risiko, terutama untuk mengurangi ketidakseimbangan antara kewajiban dan kinerja aset investasi. Agenda streamlining ini diposisikan sebagai bagian dari upaya memperkuat keberlanjutan industri asuransi BUMN secara lebih luas.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.