Prospek harga futures jagung: Penjual jangka pendek tetap mendominasi, tekanan bertahan di level support
Futures Corn (ZC) diperdagangkan di USX457,25, turun 1,3% secara harian. Kontrak ini saat ini berada di bawah rata-rata pergerakan utama jangka pendek dan menengah, dengan tekanan teknikal yang masih bertahan dalam waktu dekat.
Artikel ini diterjemahkan dari aslinya. Baca versi asli oleh koresponden kami di sini.
Sorotan
- Jagung diperdagangkan di bawah rata-rata pergerakan jangka pendek dan menengah, menandakan tekanan jual yang berkelanjutan dalam waktu dekat.
- Beberapa indikator momentum menunjukkan kondisi oversold, meningkatkan peluang pantulan teknikal jangka pendek meski sentimen bearish masih dominan.
- Harga diperkirakan akan berkonsolidasi antara USX452,35 dan USX462,15 dalam beberapa hari ke depan, dengan potensi penurunan lebih lanjut jika support gagal bertahan.
Momen campuran saat sinyal oversold bertabrakan dengan resistance
Dari sisi teknikal, ZC diperdagangkan di bawah MA-20 (USX461,66) dan MA-50 (USX459,97) pada grafik per jam, namun tetap di atas MA-200 (USX443,34) pada timeframe harian. Ichimoku Kijun di USX462,93 berperan sebagai resistance terdekat. Indikator momentum menunjukkan gambaran campuran: Moving Average Convergence Divergence (MACD) mengindikasikan tekanan jual, Average Directional Index (ADX) menunjukkan kekuatan tren condong ke pembeli, sementara Relative Strength Index (RSI) berada di 36,07, Commodity Channel Index (CCI), dan Stochastic RSI semuanya mencerminkan kondisi pasar oversold. Bull/Bear Power juga berada di wilayah oversold, menyoroti dominasi penjual yang berlanjut secara intraday. Awesome Oscillator tetap sejalan dengan momentum bearish yang sedang berlangsung.
Pergerakan sideways diperkirakan seiring munculnya risiko pantulan oversold
Dalam dua hingga tiga hari perdagangan ke depan, ZC diperkirakan akan berkonsolidasi dalam rentang harga USX452,35 hingga USX462,15, berdasarkan volatilitas tipikal. Jika pasar menembus resistance di USX462,93, rebound mungkin terjadi, meski peluangnya hanya 36%. Jika harga turun di bawah support di sekitar USX452,35, tekanan jual bisa semakin meningkat. Skenario dasar memperkirakan pergerakan sideways dalam rentang yang telah disebutkan, karena indikator oversold menunjukkan risiko pantulan teknikal namun belum ada konfirmasi pembalikan arah.
Sebelumnya, analis mencatat bahwa futures jagung berada dalam fase teknikal bullish yang didukung oleh momentum beli yang kuat. Pergeseran terbaru ke momentum bearish dan sinyal teknikal oversold menyoroti peningkatan risiko penurunan dalam waktu dekat, sehingga penembusan signifikan di bawah USX452,35 penting untuk dipantau guna potensi percepatan tekanan jual.
- Forex
- Crypto