Harga pangan Indonesia turun pada awal pekan, cabai dan bawang memimpin pelemahan
Pergerakan harga pangan nasional pada awal pekan menunjukkan pelemahan di mayoritas komoditas utama pada Senin, 19 Oktober 2026. Penurunan mencakup kelompok cabai, bawang, beras, daging, dan gula, yang memberi gambaran tekanan harga yang lebih rendah di pasar konsumen.
Sorotan
- Bawang merah turun 18,92 persen menjadi Rp30.000 per kg dan bawang putih turun 27,55 persen menjadi Rp28.000 per kg menurut data PIHPS.
- Cabai rawit hijau turun 49,27 persen menjadi Rp40.000 per kg; cabai merah besar turun 39,02 persen menjadi Rp45.000 per kg di awal pekan.
- Daging sapi kualitas II turun 9,38 persen ke Rp130.000 per kg, sementara gula pasir kualitas premium melemah 7,09 persen menjadi Rp19.000 per kg.
Pergerakan harga komoditas menurut data PIHPS
Sebagaimana dilaporkan Okezone Economy Indonesia, data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional, PIHPS, Bank Indonesia menunjukkan bawang merah turun 18,92 persen menjadi Rp30.000 per kg, sedangkan bawang putih turun 27,55 persen menjadi Rp28.000 per kg.Pada kelompok beras, beras kualitas bawah II turun 8,16 persen menjadi Rp13.500 per kg. Beras kualitas medium I turun 4,82 persen menjadi Rp15.800 per kg, beras medium II turun 7,9 persen menjadi Rp15.150 per kg, beras kualitas super I turun 8,08 persen menjadi Rp16.500 per kg, dan beras kualitas super II turun 7,78 persen menjadi Rp16.000 per kg.
Pelemahan juga terlihat pada aneka cabai. Cabai merah besar turun 39,02 persen menjadi Rp45.000 per kg, cabai merah keriting turun 0,96 persen menjadi Rp87.500 per kg, cabai rawit hijau turun 49,27 persen menjadi Rp40.000 per kg, dan cabai rawit merah turun 38,27 persen menjadi Rp65.000 per kg.
Dampak pada belanja rumah tangga dan pasar pangan
Di luar komoditas hortikultura dan beras, harga protein hewani serta gula juga bergerak turun. Daging ayam ras segar turun 6,67 persen menjadi Rp38.500 per kg, sementara daging sapi kualitas I dan kualitas II masing-masing turun 8,23 persen dan 9,38 persen menjadi Rp140.000 dan Rp130.000 per kg.Gula pasir kualitas premium ikut melemah 7,09 persen menjadi Rp19.000 per kg. Secara umum, pergerakan ini menunjukkan tekanan harga yang lebih ringan pada sejumlah bahan pokok nasional di awal pekan, meski data juga mencatat tidak semua komoditas bergerak searah.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang percepatan program ketahanan pangan oleh TNI AD, kami membahas arah dukungan operasional terhadap agenda pemerintah, termasuk penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan koordinasi pelaksanaan di lapangan. Pembahasan itu juga menyinggung langkah pendukung seperti penanganan karhutla di lahan gambut yang berkaitan dengan keberlanjutan produksi komoditas pangan dan stabilitas pasokan.
Berita Sugar Terbaru
- Forex
- Crypto