Harga pangan Indonesia naik pada awal November, beras medium tembus Rp22.300 per kg

Harga pangan Indonesia naik pada awal November, beras medium tembus Rp22.300 per kg
Harga pangan melonjak tajam

Kenaikan harga pangan nasional terjadi pada awal pekan, dengan tekanan terlihat di sejumlah komoditas pokok pada Senin, 2 November 2026. Lonjakan mencakup bawang, beras, cabai, daging, dan gula, sementara hanya cabai rawit hijau yang tercatat turun.

Sorotan

  • Bawang merah naik 89,7 persen menjadi Rp70.000 per kg dan bawang putih naik 63,39 persen menjadi Rp63.150 per kg pada awal November.
  • Harga beras medium I melonjak 35,53 persen menjadi Rp22.300 per kg, sementara kualitas super I naik 28,53 persen menjadi Rp23.200 per kg.
  • Daging ayam ras segar naik 35,05 persen menjadi Rp53.750 per kg dan gula pasir kualitas premium melonjak 47,57 persen menjadi Rp30.400 per kg, meningkatkan beban belanja rumah tangga.

Pergerakan harga komoditas strategis awal November

Sebagaimana dilaporkan Okezone Economy Indonesia, data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional Bank Indonesia menunjukkan bawang merah naik 89,7 persen menjadi Rp70.000 per kg, sedangkan bawang putih naik 63,39 persen menjadi Rp63.150 per kg.

Pada kelompok beras, kualitas bawah I dan II masing-masing naik 39,8 persen dan 38,64 persen menjadi Rp20.900 dan Rp20.450 per kg. Beras kualitas medium I naik 35,53 persen menjadi Rp22.300 per kg, medium II naik 35,87 persen menjadi Rp22.350 per kg, sementara kualitas super I dan II masing-masing mencapai Rp23.200 dan Rp23.100 per kg setelah naik 28,53 persen dan 32,38 persen.

Kenaikan juga terjadi pada komoditas cabai. Cabai merah besar naik 23,9 persen menjadi Rp91.250 per kg, cabai merah keriting naik 21,17 persen menjadi Rp101.900 per kg, dan cabai rawit merah naik 23,72 persen menjadi Rp124.400 per kg, sedangkan cabai rawit hijau turun 34,86 persen menjadi Rp52.500 per kg.

Dampak pada belanja rumah tangga dan pasar pangan

Pada kelompok protein hewani, daging ayam ras segar naik 35,05 persen menjadi Rp53.750 per kg. Daging sapi kualitas I naik 6,07 persen menjadi Rp162.500 per kg, sementara kualitas II naik 5,56 persen menjadi Rp151.900 per kg.

Tekanan harga juga menjalar ke gula pasir kualitas premium yang naik 47,57 persen menjadi Rp30.400 per kg. Kenaikan serentak di berbagai komoditas ini menunjukkan beban belanja rumah tangga berpotensi meningkat pada awal November, terutama untuk kebutuhan pangan harian yang memiliki bobot besar dalam konsumsi masyarakat.

Dalam artikel kami sebelumnya tentang Perpres Nomor 41 Tahun 2026 mengenai Penguatan Logistik Nasional, kami membahas mandat pemerintah untuk mempercepat transformasi logistik demi menurunkan biaya logistik dari 14,29% PDB (2022) menuju 8% secara bertahap. Kebijakan ini menitikberatkan penguatan konektivitas dan infrastruktur, integrasi serta digitalisasi logistik, dan peningkatan SDM serta penyedia jasa—yang pada akhirnya ditujukan untuk membuat distribusi barang lebih efisien dan harga kebutuhan lebih terjangkau.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.