BCA catat pertumbuhan pendapatan komisi ditopang transaksi digital

BCA catat pertumbuhan pendapatan komisi ditopang transaksi digital
BCA komisi naik digital

PT Bank Central Asia Tbk terus memperkuat pendapatan berbasis komisi ketika pertumbuhan pendapatan bunga bersih masih terbatas hingga Agustus 2026. Kenaikan aktivitas transaksi digital dan perluasan basis nasabah menjadi penopang utama pertumbuhan pendapatan nonbunga bank tersebut.

Sorotan

  • BCA mencatat pertumbuhan pendapatan komisi 7,75% yoy hingga Agustus 2026 menjadi Rp13,59 triliun, didorong peningkatan transaksi digital.
  • Net interest income BCA tumbuh 1,33% yoy menjadi Rp53,82 triliun per Agustus 2026, sementara volume transaksi tiga tahun terakhir naik 60%.
  • Jumlah rekening nasabah BCA mencapai 42 juta per Juni 2026, didorong inovasi layanan dan ekspansi ekosistem transaksi perbankan online-offline.

Pertumbuhan fee based income hingga Agustus 2026

Menurut Kontan, Executive Vice President Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn mengatakan pertumbuhan pendapatan komisi didorong pengembangan layanan perbankan transaksi melalui berbagai kanal digital dan non-digital.

Hingga Agustus 2026, pendapatan komisi BCA tumbuh 7,75% secara tahunan menjadi Rp13,59 triliun, dari Rp12,61 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pada saat yang sama, pendapatan bunga bersih atau net interest income hanya naik 1,33% secara tahunan menjadi Rp53,82 triliun, dibandingkan Rp53,12 triliun setahun sebelumnya.

Menurut Hera, pengembangan layanan transaksi yang dilakukan secara berkelanjutan ikut mendorong peningkatan aktivitas nasabah. Dalam tiga tahun terakhir, volume transaksi yang diproses BCA meningkat 60%, dan saat ini hampir seluruh transaksi yang diproses perseroan merupakan transaksi digital.

Ekspansi layanan dan dampaknya bagi pertumbuhan

Selain volume transaksi yang meningkat, basis nasabah BCA juga terus bertambah. Jumlah rekening nasabah perseroan mencapai 42 juta rekening per akhir Juni 2026, yang menurut manajemen didukung inovasi layanan dan produk serta perluasan ekosistem transaksi perbankan melalui kanal online maupun offline.

Ke depan, BCA menyatakan akan terus mengembangkan platform perbankan transaksi yang aman, andal, dan relevan dengan kebutuhan nasabah. Langkah itu diharapkan memperluas basis pengguna sekaligus meningkatkan jumlah transaksi yang diproses, sehingga terus memberi kontribusi positif terhadap pertumbuhan pendapatan nonbunga.

Dalam ulasan kami sebelumnya tentang tren bank mengandalkan fee-based income hingga Agustus 2026, kami menyoroti bahwa pertumbuhan pendapatan komisi di sejumlah bank besar cenderung lebih cepat daripada kenaikan net interest income yang melambat. Artikel tersebut juga menekankan peran ekspansi layanan transaksi digital dan diversifikasi pendapatan nonbunga—termasuk pada BCA—sekaligus catatan bahwa strategi ini memerlukan investasi teknologi dan pemasaran agar tetap efisien.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.