Tweet tersebut telah dihapus oleh penulis.
Tapi kami menyimpan semuanya 🙂.
Trader telah memperhatikan sebuah sinyal pada grafik Bitcoin yang mungkin menunjukkan kenaikan harga aset di masa mendatang. Meskipun BTC masih bisa turun dalam jangka pendek, indikator RSI menunjukkan bahwa pasar tidak lagi terlihat selemah sebelumnya. Ini tidak berarti pembalikan dijamin akan terjadi, tetapi bisa menjadi tanda pertama bahwa Bitcoin sedang bersiap untuk pemulihan.
Artikel ini diterjemahkan dari aslinya. Baca versi asli oleh koresponden kami di sini.
Dua trader kripto telah memperhatikan pola yang tidak biasa pada grafik mingguan Bitcoin. Ini adalah situasi di mana harga BTC turun di bawah level sebelumnya, sementara RSI (Relative Strength Index), sebaliknya, menunjukkan low yang lebih tinggi (higher lows). Ini berarti harga Bitcoin masih turun, tetapi penurunannya mungkin tidak lagi sekuat sebelumnya.
Merlijn The Trader memperkirakan Bitcoin masih bisa turun ke kisaran $50.000–$55.000 dalam jangka pendek. Pada saat yang sama, ia percaya BTC sedang membentuk struktur bottom makro dalam jangka waktu yang lebih panjang. Sebagai argumen utamanya, trader tersebut menunjuk pada divergensi RSI bullish mingguan dan membandingkannya dengan sinyal yang muncul sebelum bottom tahun 2022 di dekat $15.000.
Crypto Rover juga mengatakan bahwa divergensi bullish mingguan untuk BTC telah terkonfirmasi. Menurutnya, harga Bitcoin menunjukkan low yang lebih rendah (lower lows), sementara RSI menunjukkan higher lows. Trader tersebut mencatat bahwa terakhir kali sinyal serupa muncul, BTC kemudian naik lebih dari 700%, tetapi ia juga memperingatkan bahwa ini tidak berarti bottom yang tepat telah terbentuk.
Untuk memahami sinyal ini, penting untuk mengetahui apa itu RSI. Ini adalah indikator yang membantu mengukur seberapa kuat dan cepat harga suatu aset berubah. Indikator ini bergerak dari 0 hingga 100: angka di atas 70 biasanya menunjukkan pasar yang jenuh beli (overheated), sementara angka di bawah 30 biasanya menunjukkan penurunan yang dalam.

Dalam kasus Bitcoin, poin kuncinya sekarang bukanlah level 70 dan 30 itu sendiri, melainkan perbedaan antara harga dan RSI. Harga BTC mungkin terus turun, tetapi jika RSI sudah mulai naik, ini menunjukkan bahwa penurunan tersebut semakin melemah. Inilah pola yang sedang didiskusikan oleh para trader saat ini.
Pada saat yang sama, RSI tidak memberikan perkiraan yang pasti. Selama kenaikan atau penurunan yang kuat, RSI dapat bertahan di zona ekstrem untuk waktu yang lama dan menghasilkan sinyal dini. Itulah sebabnya trader biasanya tidak hanya melihat RSI, tetapi juga harga, volume perdagangan, dan level resistance terdekat.
BlackRock tetap mempertahankan pandangan bullish pada BTC
Minat terhadap Bitcoin tidak hanya didukung oleh trader yang mengikuti grafik. Pemain besar Wall Street juga terus berbicara tentang potensi jangka panjang BTC.
CIO BlackRock Rick Rieder mengatakan bahwa, menurut pandangannya, Bitcoin pada akhirnya akan bergerak jauh lebih tinggi. Ia tidak menyebutkan harga spesifik dan tidak mengaitkan perkiraan ini dengan pergerakan pasar jangka pendek.
Komentar ini penting bagi latar belakang yang lebih luas seputar BTC. BlackRock mengelola ETF Bitcoin spot terbesar di AS, sehingga pernyataan dari perwakilan perusahaan tetap menjadi perhatian pasar.
Saat ini, RSI tidak menunjukkan bahwa Bitcoin sudah pasti berbalik arah ke atas. RSI menunjukkan hal lain: penurunan BTC mungkin secara bertahap kehilangan kekuatannya, dan pasar mungkin mendekati titik di mana pembeli mulai mempertahankan harga secara lebih aktif lagi.
Untuk skenario bullish, Bitcoin tidak hanya perlu menunjukkan sinyal RSI tetapi juga mengonfirmasinya dengan aksi harga. Jika BTC berhasil bertahan di atas zona support utama dan mulai pulih, sinyal ini akan terlihat lebih kuat. Dalam hal ini, RSI dapat dipandang sebagai tanda awal bahwa pasar sedang bergerak ke fase pertumbuhan baru.
Untuk saat ini, perkiraan tetap berhati-hati. Bitcoin masih bisa melewati penurunan lain atau menguji ulang level yang lemah. Namun, kombinasi sinyal grafik mingguan dan minat jangka panjang dari para pemain besar membuat skenario pemulihan BTC menjadi lebih terlihat.