Prediksi harga Gold: Akankah support $4.900 bertahan saat XAU diperdagangkan di bawah rata-rata kunci?
Gold (XAU) diperdagangkan pada $5.001,06 setelah turun $11,58 atau 0,23% hari ini, menempatkan aset ini jauh di bawah MA-20 ($5.141,70) dan MA-50 ($5.069,95), namun masih jauh di atas MA-200 ($4.338,64). Ini menunjukkan tekanan turun jangka pendek dan menengah dengan struktur bullish jangka panjang yang masih terjaga.
Artikel ini diterjemahkan dari aslinya. Baca versi asli oleh koresponden kami di sini.
Sorotan
- Gold menghadapi tekanan jual akibat menurunnya permintaan aset lindung nilai seiring Dolar AS yang menguat dan imbal hasil Treasury yang tinggi terus berlanjut.
- Konsensus pasar memperkirakan suku bunga Federal Reserve akan tetap di 3,50–3,75% pada bulan Maret, membatasi potensi kenaikan jangka pendek untuk Gold meskipun terjadi pembelian kuat dari ETF dan bank sentral.
- Gold diperdagangkan di bawah rata-rata pergerakan jangka pendek utama dan menghadapi dominasi penjual intraday, dengan kisaran perdagangan yang kemungkinan berada di $4.900 hingga $5.150 selama minggu depan.
Arus Bullish diimbangi oleh kekuatan dolar dan prospek hawkish Fed
Pada 16 Maret 2026, permintaan safe-haven untuk Gold dilaporkan menurun setelah penguatan Dolar AS dan imbal hasil US Treasury yang tetap tinggi. Data CME Group menunjukkan hampir semua pelaku pasar memperkirakan suku bunga Federal Reserve tetap di 3,50–3,75% pada bulan Maret, yang dapat membatasi kenaikan lebih lanjut untuk Gold dalam jangka pendek. Permintaan yang meningkat dari arus masuk ETF dan pembelian oleh bank sentral juga dicatat, meskipun aksi harga tetap berada di bawah tekanan jual yang lebih luas.
Beberapa sinyal oversold muncul saat momentum bearish mendominasi intraday
Harga Gold saat ini di $5.001,06 diperdagangkan jauh di bawah MA-20 ($5.141,70) dan MA-50 ($5.069,95) namun masih jauh di atas MA-200 ($4.338,64). Konfigurasi ini menunjukkan tekanan turun dalam jangka pendek dan menengah sementara tren jangka panjang tetap didukung oleh struktur bullish. Ichimoku Kijun di $5.192,18 berada di atas pasar, bertindak sebagai resistensi langsung. Indikator Momentum pada D1 menunjukkan nada netral: MACD cenderung datar, dan ADX menandakan kekuatan tren yang lemah. Baik RSI (42,95) maupun CCI (-127,49) berada di wilayah oversold ringan, dan Stoch RSI mencatat kondisi oversold. Pembacaan negatif BBP (-43,98) mengonfirmasi dominasi penjual secara intraday. Harga hari ini turun $11,58 atau 0,23%, dibuka dengan sedikit gap naik dari penutupan sebelumnya namun bergerak stabil lebih rendah ke ujung bawah rentang hari ini. Volatilitas sedang, dengan nada intraday didominasi tekanan penjual setelah pembukaan. Sinyal osilator oversold namun terdapat divergensi, karena momentum jangka pendek lesu sementara kerangka waktu lebih panjang tetap bullish.
Peluang rebound tinggi seiring sinyal momentum mingguan menguat
Dalam lima hari perdagangan ke depan, Gold diperkirakan bergerak dalam rentang volatilitas tipikal antara $4.900 dan $5.150. Ada probabilitas sangat tinggi (lebih dari 80%) harga akan naik, dengan penurunan dianggap jauh lebih kecil kemungkinannya, karena indikator mingguan utama (RSI, ADX, MACD, dan MA-50) mengarah ke atas. Skenario dasar memperkirakan pergerakan sideways berlanjut antara support di dekat $4.900 dan resistance di $5.150. Breakout tegas di atas $5.150 akan membuka jalan menuju area $5.200–$5.300, sementara penutupan di bawah $4.900 akan menguji support di dekat MA-200.
Sebelumnya dilaporkan bahwa prospek jangka pendek emas tampak netral hingga sedikit bearish seiring indikator momentum melemah, sementara struktur jangka panjangnya tetap positif karena risiko makroekonomi yang terus berlanjut. Analisis saat ini menambah kedalaman pada prospek tersebut, menyoroti periode tekanan turun yang berkepanjangan namun menunjukkan bahwa setiap pergerakan berkelanjutan di atas $5.150 dapat menandakan pembalikan bullish dalam waktu dekat.
Berita Gold Terbaru
- Forex
- Crypto