Apa yang menyebabkan kenaikan nilai harga Perak hari ini
Silver (XAG) saat ini diperdagangkan di bawah MA-20 ($78,14) dan MA-50 ($80,88), yang menunjukkan tekanan penurunan jangka pendek dan menengah yang berlanjut, namun tetap jauh di atas MA-200 ($65,65), yang memperkuat sentimen bullish jangka panjang. Pergerakan harian sebesar $3,74 mewakili kenaikan 5,38%, ditutup mendekati level tertinggi sesi setelah volatilitas intraday yang kuat.
Artikel ini diterjemahkan dari aslinya. Baca versi asli oleh koresponden kami di sini.
Sorotan
- Perak mengalami volatilitas yang meningkat di tengah kenaikan imbal hasil US Treasury dan penguatan US dollar, yang menekan harga turun pada akhir Maret 2026.
- Ketidakpastian geopolitik, yang dipicu oleh penolakan Iran untuk terlibat dalam pembicaraan de-eskalasi dengan AS, semakin menekan permintaan safe haven untuk Perak.
- Teknikal tetap beragam, dengan momentum bearish jangka pendek namun sinyal beli mingguan yang kuat menunjukkan kemungkinan konsolidasi antara $66,67 dan $83,14.
Sentimen Safe-haven melemah seiring kenaikan imbal hasil riil dan dolar
Berita terbaru menunjukkan volatilitas signifikan pada harga Silver di akhir Maret 2026, dengan perubahan pasar yang lebih luas dikaitkan dengan kenaikan imbal hasil US Treasury dan penguatan US dollar. Ketegangan geopolitik yang kembali muncul, khususnya akibat penolakan Iran terhadap pembicaraan de-eskalasi dengan Amerika Serikat, telah membebani aset safe-haven termasuk Silver. Imbal hasil riil dan kondisi keuangan secara keseluruhan tetap menjadi pendorong penting di pasar XAG/USD, dengan perhatian analis teknikal pada perilaku harga terhadap Simple Moving Average 100-hari.
Sinyal oversold dan rebound intraday menantang momentum bearish
Sinyal Momentum untuk XAG/USD menunjukkan gambaran yang terbagi: Moving Average Convergence Divergence (MACD) dan Average Directional Index (ADX) sama-sama mengindikasikan momentum bearish yang dominan pada timeframe harian, namun keduanya mulai positif pada timeframe mingguan. Relative Strength Index (RSI) berada di 38,41 pada D1, mencerminkan wilayah oversold ringan, dan Commodity Channel Index (CCI) juga negatif, menegaskan lemahnya kekuatan tren mendasar. Bull/Bear Power (BBP) tetap sangat negatif di -1,76, menandakan penjual masih mendominasi aktivitas intraday dan menyoroti kondisi oversold. Setelah dibuka dengan gap turun sekitar $1,23, pasangan ini menguat tajam, kini mendekati level tertinggi sesi di $73,26 dengan volatilitas intraday sebesar 9,71%. Meski tekanan awal cukup besar, pergerakan harian sebesar $3,74 (naik 5,38%) dan penutupan bullish di level tertinggi menunjukkan rebound yang kuat, meskipun peringatan dari osilator momentum harian menyoroti risiko kelelahan jangka pendek.
Sebelumnya, para analis mencatat bahwa perak menghadapi tekanan jual yang berkelanjutan dan prospek teknikal yang secara umum bearish, meskipun sesekali terjadi rebound intraday. Data saat ini memperkuat penilaian ini dengan menyoroti momentum penurunan yang persisten pada indikator harian, sehingga para trader disarankan untuk memantau potensi breakout bullish di atas resistance $79–$80, di mana volatilitas signifikan dapat menghadirkan peluang atau risiko baru.
Berita Silver Terbaru
- Forex
- Crypto