Bank Mega Syariah catat pertumbuhan funding korporasi pada 2025

Bank Mega Syariah catat pertumbuhan funding korporasi pada 2025
Funding korporasi melonjak 60%

Bank Mega Syariah menyampaikan dalam keterangan resmi pada 26 Maret 2026 bahwa dana pihak ketiga dari segmen korporasi mencapai lebih dari Rp 5,9 triliun per Desember 2025, naik lebih dari 60% dibandingkan setahun sebelumnya. Kenaikan itu terjadi ketika kebutuhan institusi terhadap layanan transaksi keuangan terintegrasi terus meningkat, terutama melalui optimalisasi giro dan solusi cash management. Perkembangan ini menandai penguatan sumber dana murah bank dari nasabah institusi di Indonesia.

Sorotan

  • Bank Mega Syariah mencatat giro rupiah korporasi tumbuh lebih dari 174% menjadi lebih dari Rp 764 miliar per Desember 2025.
  • Implementasi Program Mesya Berkah Institusi dan pemberian hadiah kendaraan memperkuat loyalitas nasabah korporasi serta pertumbuhan CASA.
  • Persaingan dana murah di industri perbankan syariah Indonesia semakin fokus pada kualitas layanan transaksi dan solusi cash management bagi segmen institusi.

Pendorong pertumbuhan dana korporasi 2025

Perseroan menyebut instrumen giro korporasi menjadi salah satu penopang utama kinerja pendanaan tersebut. Giro rupiah korporasi Bank Mega Syariah tercatat lebih dari Rp 764 miliar pada Desember 2025, atau tumbuh lebih dari 174% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Menurut Syariah Sales Segment Deputy Division Head Bank Mega Syariah Yoga Abyansa, kenaikan ini mencerminkan makin tingginya kepercayaan institusi terhadap layanan transaksional bank.

Ia mengatakan berbagai solusi seperti payroll, virtual account, pembayaran pajak dalam fitur cash management system, hingga bank garansi menjadi katalis yang memperkuat ekosistem keuangan korporasi. Layanan tersebut juga dinilai membantu efisiensi pengelolaan arus kas nasabah institusi. Dengan kombinasi itu, bank memperluas peran layanan transaksi sebagai penggerak penghimpunan dana korporasi.

Program loyalitas dan dampak pada dana murah

Kinerja funding korporasi juga ditopang implementasi Program Mesya Berkah Institusi. Program ini dirancang untuk meningkatkan loyalitas nasabah sekaligus mendorong pertumbuhan current account saving account atau CASA. Sebagai bagian dari program tersebut, Bank Mega Syariah menyerahkan hadiah satu unit Toyota New Rush 1.5 S A/T GR Sport kepada Yayasan Wakaf Universitas Muslim Indonesia.

Manajemen menilai program loyalitas ini menjadi salah satu cara untuk memperkuat sinergi dengan nasabah institusi dan membuka peluang kolaborasi jangka panjang. Ke depan, Bank Mega Syariah menyatakan optimistis dapat terus meningkatkan daya saing di segmen funding korporasi. Optimisme itu ditopang layanan transaksional yang komprehensif serta upaya memperluas penetrasi di berbagai ekosistem institusi.

Implikasi bagi perbankan syariah nasional

Pertumbuhan dana korporasi dan giro menunjukkan persaingan penghimpunan dana murah di industri perbankan syariah semakin bertumpu pada kualitas layanan transaksi. Bagi bank, kenaikan CASA biasanya penting untuk memperbaiki struktur pendanaan dan mendukung efisiensi biaya dana. Dalam konteks Indonesia, fokus pada nasabah institusi juga memperlihatkan peluang ekspansi layanan syariah di segmen korporasi yang membutuhkan solusi pembayaran dan pengelolaan kas yang terintegrasi.

Jika tren ini berlanjut, Bank Mega Syariah berpotensi memperkuat posisinya di pasar funding korporasi syariah. Pengembangan fitur transaksi dan program loyalitas kemungkinan tetap menjadi elemen utama strategi bank. Arah tersebut sejalan dengan kebutuhan institusi yang makin menuntut layanan keuangan operasional yang efisien dan terhubung.

Kami sebelumnya melaporkan lonjakan transaksi pembayaran digital perbankan nasional pada awal 2026 yang ikut memperkuat pertumbuhan fee income dan efisiensi operasional bank. Dalam laporan tersebut, sejumlah bank menyoroti penguatan fitur aplikasi, infrastruktur TI, dan ekosistem digital sebagai strategi untuk memperbesar volume transaksi sekaligus menekan biaya per transaksi, sejalan dengan upaya memperluas penghimpunan dana murah.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.