Infovesta nilai unitlink pasar uang dan pendapatan tetap berpotensi positif di Indonesia

Infovesta nilai unitlink pasar uang dan pendapatan tetap berpotensi positif di Indonesia
Unitlink positif hingga 2026

PT Infovesta Utama memproyeksikan unitlink berbasis pasar uang dan pendapatan tetap masih berpeluang mencatat imbal hasil positif hingga akhir 2026, menurut keterangan Head of Research Infovesta Utama Wawan Hendrayana kepada Kontan pada 10 April 2026. Proyeksi ini muncul saat volatilitas pasar modal Indonesia tetap tinggi dan tekanan geopolitik masih membebani pergerakan saham serta obligasi. Dalam kondisi tersebut, instrumen yang lebih defensif dinilai memiliki ruang kinerja yang lebih terjaga dibandingkan unitlink saham.

Sorotan

  • Data Infovesta per Maret 2026 menunjukkan rata-rata return unitlink saham turun 7,11%, unitlink campuran minus 4,43%, dan pendapatan tetap terkontraksi 1,55%.
  • Unitlink pasar uang menjadi satu-satunya kelompok dengan return positif 0,74% per Maret 2026, menandakan instrumen defensif unggul di tengah volatilitas pasar.
  • Penurunan tajam IHSG sebesar 14,41% sepanjang Maret 2026 membebani unitlink saham, namun kinerjanya masih lebih baik daripada indeks dan risiko relatif terjaga.

Proyeksi return unitlink hingga akhir 2026

Wawan menjelaskan unitlink berbasis pendapatan tetap masih memiliki peluang membukukan hasil positif meski harga obligasi ikut tertekan. Menurut dia, pendapatan kupon atau bunga masih menjadi penopang utama bagi kinerja produk ini. Ia juga menilai unitlink pasar uang tetap menjadi pilihan yang paling dapat diharapkan mencatat return positif pada akhir tahun ini.

Untuk unitlink saham, Infovesta melihat kinerjanya masih cukup menantang sepanjang 2026. Ketidakpastian perang Iran dan Israel-Amerika Serikat disebut menjadi salah satu pemicu utama tekanan pasar. Jika konflik berlanjut dan mendorong kenaikan harga minyak, peluang unitlink saham untuk menghasilkan return positif dalam jangka pendek dinilai terbatas.

Meski demikian, Wawan mengatakan investor dengan strategi investasi berkala dan horizon jangka panjang masih dapat memanfaatkan valuasi yang lebih murah saat ini. Pandangan itu menunjukkan bahwa tekanan jangka pendek belum menutup peluang akumulasi bagi investor tertentu. Namun arah kinerja tetap sangat bergantung pada perkembangan konflik dan stabilitas pasar global.

Kinerja per Maret 2026 dan dampaknya bagi investor

Data Infovesta per Maret 2026 menunjukkan rata-rata return unitlink berbasis saham terkontraksi paling dalam, yakni 7,11% secara year to date. Pada periode yang sama, unitlink campuran melemah dengan rata-rata return minus 4,43%. Adapun unitlink pendapatan tetap tercatat terkontraksi 1,55%.

Di tengah pelemahan tersebut, unitlink berbasis pasar uang menjadi satu-satunya kelompok yang masih mencatatkan kinerja positif, dengan rata-rata return 0,74% per Maret 2026. Angka itu memperkuat pandangan bahwa instrumen berisiko lebih rendah lebih tahan terhadap gejolak pasar saat ini. Bagi industri asuransi dan manajer investasi, pergeseran preferensi investor ke produk defensif berpotensi berlanjut selama volatilitas belum mereda.

Wawan menambahkan pelemahan unitlink saham tidak terlepas dari penurunan tajam Indeks Harga Saham Gabungan sepanjang Maret 2026. IHSG turun 14,41% atau 1.187,04 poin dan ditutup di level 7.048,22 pada 31 Maret 2026. Meski unitlink saham ikut terkoreksi, ia menilai kinerjanya masih lebih baik daripada IHSG, yang menunjukkan risiko produk tersebut relatif lebih terjaga dibandingkan investasi langsung di pasar saham.

Sebelumnya, kami melaporkan kinerja return unitlink per Maret 2026 yang tertekan, dengan unitlink saham mencatat kontraksi terdalam dan IHSG turun tajam di tengah ketidakpastian geopolitik. Dalam laporan tersebut, Wawan Hendrayana menilai koreksi unitlink saham masih lebih baik dibanding IHSG, sementara unitlink pasar uang menjadi satu-satunya segmen yang masih mencetak return positif dan investor defensif cenderung lebih diuntungkan saat volatilitas tinggi.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.