FIFGROUP catat pembiayaan berkelanjutan Rp 747,40 miliar pada 2025

FIFGROUP catat pembiayaan berkelanjutan Rp 747,40 miliar pada 2025
FIFGROUP tambah pembiayaan hijau

Di tengah penguatan agenda keberlanjutan di sektor pembiayaan, PT Federal International Finance (FIFGROUP) melaporkan penyaluran pembiayaan berkelanjutan mencapai Rp 747,40 miliar hingga akhir 2025. Perusahaan juga menambah pendanaan hijau melalui ESG Loan senilai U.S.$ 50 juta dalam kerangka target jangka panjang FIFGROUP 2030 Sustainability Aspirations.

Sorotan

  • FIFGROUP mencatat pembiayaan berkelanjutan Rp 747,40 miliar hingga akhir 2025 dan memperkuat pendanaan hijau melalui ESG Loan senilai U.S.$ 50 juta.
  • Perusahaan meningkatkan pemberdayaan karyawan disabilitas menjadi 234 orang pada 2025, naik 9,3% year on year, sebagai bagian dari implementasi ESG.
  • Program MENYALA menjangkau 31.746 siswa dan 5.405 guru, tumbuh 118% year on year, serta penanaman pohon di pilar lingkungan naik 20% menjadi 30.000 pohon.

Realisasi pembiayaan dan agenda ESG

KONTAN Indonesia melaporkan, angka pembiayaan berkelanjutan itu disampaikan Presiden Direktur FIFGROUP Indra Gunawan dalam keterangan resmi pada Jumat, 17 April 2026. Ia menyatakan capaian tersebut mencerminkan komitmen perusahaan pembiayaan yang merupakan bagian dari Astra Financial itu dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance, atau ESG, pada penyaluran pembiayaan.

Selain pembiayaan berkelanjutan sebesar Rp 747,40 miliar hingga akhir 2025, FIFGROUP juga memperkuat pendanaan hijau melalui ESG Loan senilai U.S.$ 50 juta. Menurut Indra, langkah ini sejalan dengan arah pertumbuhan jangka panjang perusahaan melalui FIFGROUP 2030 Sustainability Aspirations yang berfokus pada tiga pilar utama, yakni portfolio, people, dan public contribution.

Pada pilar people, FIFGROUP mencatat pemberdayaan karyawan disabilitas mencapai 234 orang pada 2025, naik 9,3% secara year on year. Angka ini menjadi bagian dari implementasi keberlanjutan yang tidak hanya difokuskan pada portofolio pembiayaan, tetapi juga pada penguatan aspek tenaga kerja dan inklusi di internal perusahaan.

Dampak sosial dan pemberdayaan masyarakat

Di sisi public contribution, FIFGROUP menjalankan sejumlah program sosial melalui empat pilar utama. Pada program FIFGROUP Sehat, perusahaan mengumpulkan lebih dari 24 ribu kantong darah, sementara program literasi keuangan FIFGROUP Pintar melalui Menyuarakan Literasi melalui Aksi, atau MENYALA, telah menjangkau 31.746 siswa dan 5.405 guru, tumbuh 118% secara year on year.

Untuk pilar kesejahteraan ekonomi, FIFGROUP Sejahtera mendorong pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah melalui dana bergulir sebesar Rp 1,56 miliar. Adapun pada aspek lingkungan, FIFGROUP Lestari diwujudkan melalui penanaman 30.000 pohon, meningkat 20% secara year on year.

Manajemen menyatakan fundamental bisnis yang kuat dan pendekatan yang semakin berorientasi pada kebutuhan masyarakat menjadi dasar bagi kontribusi berkelanjutan perusahaan. Bagi industri multifinance di Indonesia, langkah ini menunjukkan upaya mengaitkan pertumbuhan pembiayaan dengan target sosial dan lingkungan yang semakin relevan bagi strategi bisnis jangka panjang.

Dalam artikel kami sebelumnya tentang kinerja FIFGROUP sepanjang 2025 dan hasil RUPS Tahunan 2026, kami mengulas pertumbuhan laba bersih menjadi Rp 4,63 triliun serta penyaluran pembiayaan Rp 49,45 triliun dengan non performing finance tetap rendah di 0,20%. Kami juga menyoroti perubahan susunan direksi dan komisaris, termasuk pengangkatan Indra Gunawan sebagai Presiden Direktur, yang menjadi pijakan bagi langkah perusahaan melanjutkan ekspansi sekaligus menjaga kualitas portofolio.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.