Pertamina naikkan harga BBM nonsubsidi, penjualan SPBU Jakarta Pusat belum tertekan
Penyesuaian tajam harga BBM nonsubsidi mulai berlaku di Jakarta pada Sabtu (18/4/2026), namun lalu lintas pengisian di salah satu SPBU pusat kota masih terlihat lancar. Di SPBU 02 Abdul Muis, Jakarta Pusat, belum tampak antrean pada titik pengisian Pertamax Turbo, Dexlite, maupun Pertamina Dex meski konsumen disebut terkejut dengan kenaikan harga.
Sorotan
- Pertamina menaikkan harga BBM nonsubsidi per 1 Juni 2024: Pertamax Turbo naik Rp 6.300 ke Rp 19.400, Dexlite naik Rp 9.400 ke Rp 23.600, Pertamina Dex naik Rp 9.400 ke Rp 23.900 per liter.
- Pantauan di SPBU Abdul Muis, Jakarta Pusat pada hari pertama kenaikan harga menunjukkan aktivitas penjualan BBM nonsubsidi tetap lancar tanpa antrean signifikan.
- Respons awal konsumen didominasi rasa kaget atas kenaikan harga, namun belum ada perubahan signifikan pada pola transaksi di SPBU pada hari pertama.
Perubahan harga dan kondisi penjualan di SPBU
Seperti dilaporkan Kompas.com, kenaikan harga BBM nonsubsidi belum berdampak signifikan terhadap penjualan di SPBU 02 Abdul Muis, Jakarta Pusat, pada siang hari Sabtu. Pantauan di lokasi menunjukkan kendaraan roda dua dan roda empat tetap keluar masuk dengan lancar tanpa antrean di area pengisian Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.Aktivitas pengisian juga masih terbatas di sejumlah titik. Hanya sekitar tiga mobil yang mengisi BBM di dekat tangki Pertamax Turbo, sementara satu angkot biru mengisi Pertamax Ron 92 dan empat sepeda motor bergantian mengisi BBM yang sama.
Dikutip dari laman resmi Pertamina, harga Pertamax Turbo naik Rp 6.300, dari Rp 13.100 menjadi Rp 19.400 per liter. Harga Dexlite naik Rp 9.400, dari Rp 14.200 menjadi Rp 23.600 per liter, sedangkan Pertamina Dex juga naik Rp 9.400, dari Rp 14.500 menjadi Rp 23.900 per liter.
Untuk BBM subsidi, harga tidak berubah. Pertalite tetap Rp 10.000 per liter dan Biosolar Rp 6.800 per liter.
Respons konsumen dan implikasi bagi pasar ritel BBM
Kepala Shift Pagi-Siang SPBU Abdul Muis, Eka, mengatakan pihaknya menerima informasi kenaikan harga pada pukul 01.00 WIB, Sabtu dini hari. Petugas kemudian langsung menyosialisasikan perubahan harga kepada konsumen sebelum pengisian untuk mengurangi potensi keluhan.Menurut Eka, respons awal konsumen didominasi rasa kaget atas penyesuaian tersebut. Kondisi ini menunjukkan dampak awal kenaikan lebih terlihat pada persepsi pembeli, sementara pola transaksi di SPBU yang diamati belum menunjukkan perubahan signifikan pada hari pertama penerapan harga baru.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang rencana penyesuaian harga BBM nonsubsidi, kami mencatat pemerintah hampir merampungkan pembahasan kenaikan harga produk seperti Pertamax seiring lonjakan harga minyak dunia yang mengubah struktur biaya. Kami juga menegaskan bahwa pengaturan langsung tetap difokuskan pada BBM subsidi, sementara BBM nonsubsidi berpeluang menyesuaikan harga agar margin usaha tetap terjaga dan konsumen menghadapi potensi kenaikan biaya.
Berita Natural Gas Terbaru
- Forex
- Crypto