TRIV perluas akses investasi kripto di Indonesia lewat jaringan ritel Indomaret

TRIV perluas akses investasi kripto di Indonesia lewat jaringan ritel Indomaret
Kripto hadir di Indomaret

Di tengah dorongan literasi keuangan digital dari Otoritas Jasa Keuangan, TRIV memperluas distribusi layanan kripto agar lebih mudah dijangkau masyarakat. Langkah ini menempatkan voucher pembelian aset kripto di jaringan ritel nasional, sekaligus membidik adopsi yang lebih luas di tengah meningkatnya minat pada instrumen investasi modern.

Sorotan

  • TRIV meluncurkan Voucher TRIV di lebih dari 300.000 gerai Indomaret mulai 21 April 2026 untuk memperluas akses investasi kripto di Indonesia.
  • Inisiatif distribusi voucher melalui jaringan ritel diharapkan mendorong adopsi massal aset kripto dan meningkatkan literasi serta inklusi keuangan digital nasional.
  • OJK mendukung pemanfaatan aset keuangan digital seperti kripto, menilai ekspansi ini bisa berkontribusi pada penerimaan pajak dan pembangunan pasar keuangan domestik.

Distribusi voucher kripto melalui gerai ritel

Seperti diberitakan Okezone Economy Indonesia, inisiatif perluasan akses ini dijalankan TRIV melalui kehadiran Voucher TRIV di jaringan Indomaret. Produk tersebut ditujukan untuk membuka akses masyarakat terhadap layanan kripto secara lebih luas dan mendorong adopsi massal di berbagai wilayah Indonesia.

CEO dan Founder TRIV Group Gabriel Rey mengatakan voucher itu kini tersedia di lebih dari 300.000 gerai Indomaret yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia, dalam keterangannya kepada media pada Selasa, 21 April 2026. Menurut dia, perluasan distribusi ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak pengguna sekaligus mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan digital.

Dukungan pada inklusi keuangan digital

OJK terus memperkuat pemahaman masyarakat dan mendorong pemanfaatan aset keuangan digital, termasuk aset kripto, secara lebih bijak dan bertanggung jawab. OJK juga menilai aset kripto berpotensi menjadi bagian dari masa depan pasar keuangan yang dapat memberi kontribusi bagi pembangunan di Indonesia, khususnya melalui penerimaan pajak.

Dalam konteks itu, ekspansi distribusi lewat jaringan ritel memberi jalur tambahan bagi penetrasi produk kripto ke pasar yang lebih luas. Bagi industri aset digital, pendekatan ini berpotensi mempercepat adopsi pengguna baru sambil memperluas jangkauan edukasi keuangan di luar kanal digital murni.

Dalam artikel kami sebelumnya tentang penguatan regulasi OJK untuk industri penjaminan, kami mengulas paket POJK yang mencakup perizinan, peningkatan modal, perluasan usaha Jamkrida, akses SLIK, hingga kewajiban risk sharing. Kami juga menyoroti arah kebijakan yang memprioritaskan penjaminan UMKM serta dampaknya terhadap kapasitas dan manajemen risiko industri, seiring perkembangan kinerja aset, imbal jasa, dan klaim hingga Februari 2026.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.