Perdagangan saham Indonesia pada periode 11-13 Mei 2026 berakhir dengan tekanan yang mendorong IHSG turun ke level 6.723,320. Pelemahan itu terjadi bersamaan dengan kontraksi kapitalisasi pasar dan penurunan rata-rata aktivitas transaksi harian di Bursa Efek Indonesia.
Sorotan
- IHSG melemah 3,53 persen ke level 6.723,320 dalam pekan 11-13 Mei 2026, setelah pengumuman MSCI.
- Kapitalisasi pasar bursa turun 4,68 persen ke Rp11.825 triliun dan rata-rata nilai transaksi harian turun 18,78 persen ke Rp18,82 triliun.
- Investor asing membukukan jual bersih Rp1,531 triliun pada 13 Mei, total jual bersih asing sepanjang 2026 mencapai Rp40,823 triliun.
Pergerakan indeks dan data perdagangan pekan 11-13 Mei
Seperti disampaikan Okezone Economy, perubahan pada pergerakan IHSG selama sepekan mencapai 3,53 persen sehingga indeks ditutup di level 6.723,320, dari 6.936,396 pada pekan sebelumnya. Keterangan Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad yang dirilis Kamis, 14 Mei 2026, menempatkan pelemahan itu di tengah pengumuman MSCI.Sejalan dengan penurunan indeks, kapitalisasi pasar bursa terkontraksi 4,68 persen menjadi Rp11.825 triliun. Rata-rata nilai transaksi harian juga turun 18,78 persen menjadi Rp18,82 triliun.
Selain itu, rata-rata volume transaksi harian berubah 22,01 persen menjadi 35,76 miliar lembar saham. Rata-rata frekuensi transaksi harian turut berubah 0,56 persen menjadi 2,53 juta kali transaksi.
Arus dana asing dan implikasi pasar
Aksi investor asing mencatatkan jual bersih Rp1,531 triliun pada Rabu, 13 Mei 2026. Dengan tambahan itu, total nilai jual bersih asing sepanjang 2026 mencapai Rp40,823 triliun.Data tersebut menunjukkan tekanan tidak hanya terlihat pada level indeks, tetapi juga pada valuasi pasar dan likuiditas perdagangan selama pekan pendek tersebut. Kombinasi pelemahan IHSG, penyusutan kapitalisasi, dan arus keluar dana asing menandakan sentimen pasar saham domestik masih tertekan pada periode itu.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang peninjauan indeks MSCI Mei 2026, kami mengulas keluarnya total 18 saham Indonesia dari MSCI Global Standard Index dan MSCI Global Small Cap Index akibat penyesuaian aturan HSC dan free float. Kami juga mencatat bahwa perubahan tersebut berpotensi memicu penyesuaian portofolio investor global dan meningkatkan tekanan jual, dengan implementasi pada penutupan 29 Mei 2026 dan efektif mulai 1 Juni 2026.
Berita Forex pairs Terbaru
- Forex
- Crypto