Harga pangan Indonesia naik, cabai rawit merah mendekati Rp70 ribu per kg

Harga pangan Indonesia naik, cabai rawit merah mendekati Rp70 ribu per kg
Cabai rawit mendekati Rp70 ribu

Kenaikan harga pangan strategis di Indonesia berlanjut pada Kamis, 14 Mei 2026, dengan tekanan paling menonjol terjadi pada kelompok cabai, bawang, dan protein hewani. Pergerakan ini juga mendorong harga gula, minyak goreng, dan telur ayam ras, menandakan tekanan yang meluas pada kebutuhan pokok rumah tangga.

Sorotan

  • Cabai rawit merah naik 7,64 persen mencapai Rp69.750 per kg, sementara cabai merah besar naik 7,09 persen menjadi Rp55.150 per kg per 14 Mei 2026.
  • Daging ayam naik 5,89 persen menjadi Rp41.350 per kg dan telur ayam ras naik 1,44 persen menjadi Rp31.600 per kg, menurut data PIHPS Bank Indonesia.
  • Harga kebutuhan pokok lain seperti gula pasir premium naik 3,47 persen menjadi Rp20.900 per kg dan minyak goreng kemasan naik 2,31 persen menjadi Rp24.400 per liter.

Pergerakan harga komoditas pada 14 Mei 2026

Seperti dilaporkan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) oleh Bank Indonesia, bawang merah naik 5,9 persen menjadi Rp49.350 per kg, sementara bawang putih bertambah 7,04 persen menjadi Rp41.800 per kg. Di kelompok cabai, cabai merah besar naik 7,09 persen menjadi Rp55.150 per kg, cabai merah keriting naik 1,32 persen menjadi Rp50.000 per kg, dan cabai rawit merah meningkat 7,64 persen menjadi Rp69.750 per kg.

Tekanan harga juga terlihat pada komoditas protein hewani. Daging ayam naik 5,89 persen menjadi Rp41.350 per kg, sedangkan telur ayam ras naik 1,44 persen menjadi Rp31.600 per kg.

Dampak pada belanja rumah tangga

Kenaikan tidak terbatas pada bahan segar, tetapi juga menjalar ke kebutuhan konsumsi harian lainnya. Gula pasir kualitas premium naik 3,47 persen menjadi Rp20.900 per kg, gula pasir lokal bertambah 0,52 persen menjadi Rp19.300 per kg, dan minyak goreng kemasan bermerek naik 2,31 persen menjadi Rp24.400 per liter.

Dengan cabai rawit merah mendekati Rp70 ribu per kg dan daging ayam menembus Rp41 ribu per kg, tekanan harga ini berpotensi memperberat pengeluaran rumah tangga. Kenaikan serentak pada sejumlah komoditas utama juga menunjukkan bahwa inflasi pangan harian masih perlu dicermati oleh pelaku pasar dan konsumen.

Dalam liputan kami sebelumnya tentang kenaikan harga sayuran di Pasar Kopro, Jakarta Barat, kami mencatat lonjakan harga yang berlanjut sejak Lebaran 2026—terutama pada cabai, tomat, dan bawang. Pedagang menyoroti biaya modal yang naik dan margin yang menipis, sementara konsumen mulai mengurangi volume belanja karena tekanan harga semakin terasa di pasar tradisional.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.