Badan Gizi Nasional tunjuk Nanik S Deyang pimpin lembaga usai pergantian pimpinan

Badan Gizi Nasional tunjuk Nanik S Deyang pimpin lembaga usai pergantian pimpinan
Nanik Deyang pimpin BGN

Perombakan pimpinan terjadi di Badan Gizi Nasional setelah Presiden Prabowo Subianto menunjuk Nanik S Deyang sebagai kepala baru lembaga tersebut. Penunjukan ini berlangsung bersamaan dengan pencopotan Dadan Hindayana serta dua wakil kepala BGN, di tengah keberlanjutan agenda kebijakan gizi pemerintah.

Sorotan

  • Presiden pada 2 Juni 2026 mengangkat Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional menggantikan Dadan Hindayana.
  • Dadan Hindayana dicopot dari posisi Kepala BGN bersama Brigjen Polisi Sony Sonjaya dan Mayjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung sebagai wakil kepala.
  • Nanik S Deyang memiliki pengalaman luas di media, politik, dan menjabat Komisaris Independen PT Pertamina (Persero) sejak 12 Juni 2025.

Pergantian pimpinan dan susunan jabatan

Seperti dilaporkan Kompas.com, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan dalam keterangan pers di Istana Kepresidenan pada Selasa, 2 Juni 2026, bahwa Presiden memutuskan mengangkat Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Keputusan itu menempatkan Nanik sebagai pengganti Dadan Hindayana di pucuk pimpinan lembaga tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Dadan dicopot dari jabatan Kepala BGN bersama dua wakil kepala badan, yakni Brigjen Polisi Sony Sonjaya dan Mayjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung. Sebelum ditunjuk memimpin BGN, Nanik menjabat sebagai Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi.

Latar belakang karier dan implikasi kelembagaan

Nanik lahir di Madiun pada 3 Januari 1968 dan dikenal memiliki latar belakang kuat di industri media massa. Ia memulai karier sebagai wartawati di Tabloid Bangkit yang merupakan bagian dari Kompas Gramedia, lalu menjadi pemimpin media di Kelompok Media Peluang, dengan rekam jejak yang dikenal kritis terhadap isu sosial, politik, dan ekonomi.

Di bidang politik, Nanik disebut memiliki kedekatan dengan Prabowo dan pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Kemenangan Nasional Koalisi Adil Makmur pada Pemilihan Presiden 2019. Pada Oktober 2024, ia dilantik sebagai Wakil I Badan Pengentasan Kemiskinan untuk periode 2024-2029, lalu pada 17 September 2025 diangkat menjadi Wakil Kepala BGN setelah melepas jabatan sebelumnya.

Nanik juga tercatat sebagai Komisaris Independen PT Pertamina (Persero). Pengangkatan itu didasarkan pada Keputusan Menteri BUMN selaku pemegang saham Seri A Dwiwarna PT Pertamina (Persero) Nomor SK-150/MBU/06/2025 dan Nomor SK.012/DI-DAM/DO/2025 tertanggal 12 Juni 2025.

Dalam laporan kami sebelumnya tentang dorongan peningkatan produksi susu untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), kami mengulas bagaimana skema pengadaan melalui Badan Gizi Nasional (BGN) dirancang memberi kepastian pasar bagi peternak sapi perah. Kami juga menyoroti perluasan jenis susu yang dapat diserap serta upaya memperluas sentra produksi di luar Jawa untuk memperkuat pasokan nasional mulai 2 Juni 2026.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.