Saham AS sedikit menguat saat reli AI bertemu risiko Iran

Saham AS sedikit menguat saat reli AI bertemu risiko Iran
Saham naik karena AI mengimbangi risiko Iran

​​Saham AS bergerak naik, dengan ketiga indeks utama menguat saat investor menyeimbangkan antusiasme berkelanjutan terhadap kecerdasan buatan dengan ketidakpastian diplomasi AS-Iran dan kenaikan harga minyak. Kenaikan ini memperpanjang rekor reli Wall Street, didukung oleh laba kuat terkait AI dan permintaan untuk infrastruktur komputasi.

Sorotan

  • Saham AS naik, dengan S&P 500, Nasdaq, dan Dow semuanya mencatat kenaikan.
  • S&P 500 naik 0,13% ke 7.609,78, sementara Dow bertambah 0,45%.
  • Laba terkait AI terus mendukung sentimen pasar.
  • Minyak di kisaran $96 hingga $98 per barel menjaga risiko Iran dan inflasi tetap menjadi perhatian.

Artikel ini diterjemahkan dari aslinya. Baca versi asli oleh koresponden kami di sini.

Indeks memperpanjang kenaikan

S&P 500 naik 0,13% ke 7.609,78, sementara Nasdaq bertambah 0,03% ke 27.093,901. Dow Jones Industrial Average menguat 0,45% ke 51.307,79, mencerminkan kekuatan pasar yang lebih luas di luar saham teknologi, menurut Yahoo!Finance.

Wall Street terdorong oleh laporan laba terbaru dari Dell dan Hewlett Packard Enterprise, yang menunjukkan bahwa permintaan AI meningkatkan penjualan server dan peralatan pusat data. Hasil tersebut memperkuat pandangan bahwa tren AI kini meluas dari produsen chip ke pasar infrastruktur yang lebih luas.

Risiko Iran menjaga fokus pada minyak

Reli terjadi meski ketidakpastian terkait pembicaraan AS-Iran masih berlanjut. Presiden Donald Trump mengatakan negosiasi terus berlangsung “dengan kecepatan tinggi,” namun kampanye Israel melawan Hezbollah di Lebanon menjadi hambatan baru bagi kesepakatan jangka panjang yang dapat membuka kembali Selat Hormuz.

Harga minyak tetap tinggi seiring investor memantau proses diplomatik. Minyak mentah WTI diperdagangkan di atas $96 per barel, sementara Brent bertahan di dekat $98, menjaga risiko inflasi tetap menjadi perhatian pasar saham.

Laporan laba dan data pekerjaan ke depan

Investor juga memantau akhir musim laporan laba, dengan Broadcom, CrowdStrike, dan Macy’s dijadwalkan melaporkan kinerja. Broadcom dan CrowdStrike akan memberikan sinyal baru terkait permintaan AI dan keamanan siber, sementara Macy’s akan memberikan gambaran tentang belanja konsumen.

Pasar tenaga kerja juga menjadi fokus utama. Data ketenagakerjaan ADP akan dirilis Rabu, menjelang laporan pekerjaan Mei pada Jumat, yang dapat membentuk ekspektasi terhadap kebijakan The Fed berikutnya.

Reli pasar menghadapi ujian berikutnya

Laporan pekerjaan yang kuat dapat memperkuat kepercayaan pada ekonomi, namun juga bisa mempersulit ekspektasi penurunan suku bunga jika tekanan inflasi berlanjut. Pertanyaan utama bagi investor adalah apakah momentum AI dapat terus menopang saham sementara risiko geopolitik mendorong harga energi lebih tinggi. 

Kami sebelumnya telah menyoroti bahwa uji breakout Nvidia menguji target $285 dari Goldman Sachs.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.