Dukungan terhadap agenda ketahanan pangan nasional kembali menguat dari kalangan perguruan tinggi di Makassar pada 4 Juni 2026. Rektor Universitas Negeri Makassar menyatakan capaian swasembada pangan Indonesia tidak perlu diragukan dan menilai keberlanjutannya dapat dijaga melalui program pertanian yang konsisten.
Sorotan
- Rektor Universitas Negeri Makassar Prof Farida Patittingi menegaskan Indonesia telah mencapai swasembada pangan berkat kepemimpinan Prabowo Subianto dan langkah Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
- Komitmen konsisten Kementerian Pertanian dan potensi lahan agraris dinilai menjadi modal besar memperkokoh ketahanan pangan nasional Indonesia.
- UNM mendukung program pemerintah di sektor pertanian melalui riset, inovasi, pendampingan teknologi, dan kolaborasi untuk menjaga swasembada pangan berkelanjutan.
Dukungan kampus untuk program pangan
Seperti disampaikan Kementerian Pertanian Indonesia, Rektor Universitas Negeri Makassar, Prof Farida Patittingi, menegaskan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada pangan dan menyebut capaian itu sebagai hasil kerja pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto serta langkah strategis Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.Farida menyatakan tidak ada alasan untuk meragukan kondisi swasembada pangan yang saat ini dicapai. Ia juga mengatakan optimisme tetap terjaga karena komitmen kementerian dalam menjalankan berbagai program menuju swasembada terus dilakukan secara konsisten.
Menurutnya, Indonesia memiliki modal besar untuk menjadi negara yang mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan. Sebagai negara agraris dengan sumber daya lahan yang luas, potensi tersebut dinilai perlu terus dioptimalkan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.
Dampak bagi sektor pertanian nasional
Farida juga mengapresiasi Kementerian Pertanian yang dinilainya bekerja maksimal sebagai sektor utama pembangunan pertanian nasional. Berbagai terobosan kementerian, menurutnya, berhasil mendorong peningkatan produksi dan memperkuat fondasi swasembada pangan Indonesia.Sebagai institusi pendidikan tinggi, UNM menegaskan komitmennya untuk mendukung program strategis pemerintah di sektor pertanian melalui penelitian, pengembangan inovasi, pendampingan teknologi, dan kolaborasi dalam program peningkatan produksi pangan. Ia menambahkan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan pertanian dan UNM siap terus berkolaborasi lewat riset, inovasi, serta pengabdian kepada masyarakat guna memperkuat ketahanan pangan dan menjaga swasembada pangan yang berkelanjutan.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang tekanan rupiah terhadap dolar AS, kami mengulas kekhawatiran kenaikan biaya produksi di sektor pangan dan perikanan akibat melemahnya kurs. Saat itu, Komisi IV DPR RI mendesak percepatan swasembada pangan dan penguatan perlindungan bagi petani, peternak, serta nelayan karena ketergantungan pada impor komoditas strategis seperti kedelai, gandum, garam industri, dan pakan ternak dinilai memperbesar risiko bagi ketahanan pangan.
- Forex
- Crypto