IHSG melemah 1,70% ke 5.839, seluruh indeks sektoral berada di zona merah
Tekanan jual meluas di Bursa Efek Indonesia pada akhir perdagangan Kamis, 4 Juni 2026, mendorong Indeks Harga Saham Gabungan turun ke level 5.839. Pelemahan ini terjadi saat mayoritas saham bergerak negatif dan seluruh indeks sektoral kompak ditutup di zona merah.
Sorotan
- IHSG ditutup turun 1,70 persen ke 5.839 pada 4 Juni 2026, dengan 651 saham melemah dan nilai transaksi mencapai Rp25,3 triliun.
- Seluruh indeks sektoral melemah, termasuk konsumer, keuangan, properti, teknologi, energi, dan infrastruktur, menandakan tekanan pasar yang meluas.
- Saham PT Ever Shine Tex Tbk (ESTI) naik 34,58 persen ke Rp144, PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) naik 32,99 persen ke Rp258, PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) naik 24,45 persen ke Rp570.
Pergerakan indeks dan aktivitas perdagangan
Seperti dilaporkan Okezone Economy Indonesia, IHSG ditutup turun 101,29 poin atau 1,70 persen ke level 5.839 pada sesi terakhir perdagangan Kamis, 4 Juni 2026. Pada penutupan pasar, sebanyak 116 saham menguat, 651 saham melemah, dan 192 saham stagnan.Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp25,3 triliun dari 35,8 miliar saham yang diperdagangkan. Pelemahan juga terlihat pada sejumlah indeks utama lain, dengan indeks LQ45 turun 1,37 persen ke 580, indeks JII turun 0,67 persen ke 35, indeks IDX30 turun 1,57 persen ke 328, dan indeks MNC36 turun 1,25 persen ke 255.
Tekanan sektoral dan saham penguat
Seluruh indeks sektoral tercatat berada di zona merah, mencakup sektor konsumer non-siklikal, keuangan, properti, teknologi, kesehatan, energi, konsumer siklikal, infrastruktur, bahan baku, transportasi, dan industri. Pergerakan ini menunjukkan pelemahan pasar yang berlangsung luas, tidak terbatas pada satu kelompok saham tertentu.Di tengah koreksi pasar, beberapa emiten masih mencatat kenaikan tajam. Saham PT Ever Shine Tex Tbk (ESTI) memimpin top gainers setelah naik 34,58 persen ke Rp144, diikuti PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) yang naik 32,99 persen ke Rp258, serta PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) yang menguat 24,45 persen ke Rp570.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang anjloknya IHSG pada 4 Juni 2026, kami mengulas tekanan jual yang membuat indeks merosot tajam pada sesi I hingga ke area 5.734, diiringi dominasi saham yang melemah dan aktivitas transaksi yang tinggi. Kami juga menyoroti bahwa di tengah koreksi pasar yang meluas, hanya segelintir emiten yang mampu mencatat lonjakan, seperti Ever Shine Tex (ESTI).
Berita Forex pairs Terbaru
- Forex
- Crypto