Antam turunkan harga emas batangan jadi Rp2,713 juta per gram di Jakarta

Antam turunkan harga emas batangan jadi Rp2,713 juta per gram di Jakarta
Antam Gold Price Falls

Pergerakan harga emas ritel domestik melemah pada Rabu, 10 Juni 2026, dengan harga emas Antam di Butik Emas Logam Mulia Gedung Antam Jakarta turun Rp20.000 per gram. Penurunan itu juga diikuti pelemahan harga buyback sebesar Rp40.000, sementara sejumlah produk emas di laman resmi Logam Mulia saat ini masih belum tersedia.

Sorotan

  • Antam menurunkan harga emas batangan menjadi Rp2.713.000 per gram di Butik Emas Logam Mulia Gedung Antam Jakarta, dari sebelumnya Rp2.733.000.
  • Harga buyback emas Antam turun ke Rp2.487.000 per gram, dengan transaksi dikenai PPh 22 sebesar 0,25 persen sesuai PMK Nomor 48 Tahun 2023.
  • Beberapa jenis emas fisik di Logam Mulia masih belum tersedia, mengurangi pilihan pecahan bagi konsumen meski harga acuan harian sudah diperbarui.

Perubahan harga dan ketentuan transaksi

Sebagaimana dilaporkan Okezone Economy Indonesia, harga emas Antam untuk pengambilan di Butik Emas Logam Mulia Gedung Antam Jakarta berada di Rp2.713.000 per gram, turun dari Rp2.733.000 per gram pada harga sebelumnya. Pada saat yang sama, harga buyback, atau nilai yang diterima pemilik saat menjual kembali emas batangan, turun menjadi Rp2.487.000.

Harga tersebut berlaku untuk transaksi di BELM Gedung Antam Jakarta. Dalam keterangan yang dicantumkan, PPN saat ini tidak dipungut sesuai PP Nomor 49 Tahun 2022, sehingga nilainya tidak diperhitungkan dalam grand total.

Sesuai PMK Nomor 48 Tahun 2023, transaksi juga dikenai PPh 22 dengan tarif 0,25 persen sesuai ketentuan yang berlaku. Antam sebagai penjual menerbitkan bukti potong PPh 22 untuk transaksi tersebut.

Dampak bagi pembeli emas ritel

Penurunan harga jual dan buyback mencerminkan pelemahan nilai emas ritel Antam pada hari ini bagi konsumen yang membeli maupun menjual kembali emas batangan. Bagi pasar emas fisik domestik, perubahan ini menjadi acuan penting untuk keputusan transaksi jangka pendek di tingkat ritel.

Di sisi pasokan, laman resmi Logam Mulia juga menunjukkan beberapa jenis emas masih belum tersedia. Kondisi itu dapat memengaruhi pilihan pecahan yang bisa dibeli konsumen meski harga acuan harian sudah diperbarui.

Dalam artikel kami sebelumnya tentang pergerakan emas global XAU/USD, kami membahas kenaikan harga emas yang ditopang melemahnya harga minyak serta dinamika geopolitik, sementara imbal hasil AS yang lebih tinggi membuat pelaku pasar tetap mencermati arah suku bunga. Kami juga menyoroti sinyal teknikal yang campuran dan potensi konsolidasi dalam kisaran tertentu, sehingga arah jangka pendek sangat bergantung pada tembusnya level support atau resistance utama.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.