Ashutosh Sureka

BEM UI siapkan aksi penolakan kenaikan BBM di Bundaran HI, gangguan lalu lintas diperkirakan terjadi

BEM UI siapkan aksi penolakan kenaikan BBM di Bundaran HI, gangguan lalu lintas diperkirakan terjadi
BEM UI demo BBM

Aksi demonstrasi mahasiswa yang menolak kenaikan harga BBM dijadwalkan berlangsung di Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Jumat, 12 Juni 2026, dengan potensi kemacetan di kawasan tersebut. Ketua BEM UI juga menyampaikan permintaan maaf kepada warga karena gangguan lalu lintas diperkirakan terjadi selama beberapa jam saat unjuk rasa berlangsung.

Sorotan

  • BEM UI menggelar aksi penolakan kenaikan harga BBM di Bundaran HI pada 10.00 WIB, diperkirakan menimbulkan gangguan lalu lintas selama beberapa jam.
  • Lima tuntutan utama mahasiswa meliputi penurunan harga kebutuhan pokok dan BBM, penghentian pemborosan APBN, dan kritik terhadap diterapkannya program MBG dan proyek Koperasi Desa Merah Putih.
  • Aksi BEM UI kali ini mengajak buruh, guru, pedagang, ibu rumah tangga, serta komunitas pelari, memperluas partisipasi di tengah isu kenaikan biaya hidup dan energi.

Jadwal aksi dan tuntutan mahasiswa

Sebagaimana diberitakan Kompas.com, demonstrasi yang digelar mahasiswa dari BEM UI dimulai pada pukul 10.00 WIB di Bundaran HI, Jakarta Pusat. Ketua BEM UI Yatalathof Ma'shum Imawan menyampaikan permintaan maaf kepada warga, terutama yang beraktivitas di sekitar lokasi, atas ketidaknyamanan dan kemacetan yang berpotensi muncul selama aksi berlangsung.

Ia menyatakan kemacetan lalu lintas pada hari aksi hanya terjadi beberapa jam. Dalam keterangannya, ia menilai masyarakat saat ini menghadapi hambatan yang lebih luas, mulai dari mobilitas sosial, lapangan kerja, hingga masa depan ekonomi yang menurutnya telah berlangsung selama puluhan tahun tanpa tanda akan berhenti.

BEM UI menyampaikan lima tuntutan dalam aksi tersebut, yakni menghentikan pemborosan APBN, menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM, menghentikan program MBG dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, menghentikan militerisme di ranah sipil, serta meminta Presiden Prabowo mengakui kesalahan pemerintah. Yatalathof juga menilai pertumbuhan ekonomi yang ada belum tercermin dalam kondisi riil rumah tangga masyarakat, di tengah kenaikan harga beras, tekanan pajak, dan sempitnya lapangan kerja.

Dampak lalu lintas dan perluasan partisipasi

Lokasi aksi di kawasan Bundaran HI berpotensi memengaruhi arus lalu lintas di salah satu pusat mobilitas utama Jakarta Pusat. Dengan waktu pelaksanaan pada jam aktif siang hari, demonstrasi itu dapat berdampak pada perjalanan warga, pekerja, dan pelaku usaha yang melintasi kawasan tersebut.

Selain mahasiswa, BEM UI mengajak berbagai kelompok masyarakat untuk bergabung dalam demonstrasi, termasuk buruh, guru, pedagang, ibu rumah tangga, dan komunitas pelari. Ajakan itu menunjukkan upaya memperluas basis partisipasi aksi dari kampus ke kelompok sosial yang lebih luas, seiring tekanan terhadap biaya hidup dan harga energi yang menjadi isu utama unjuk rasa.

Dalam laporan kami sebelumnya tentang pembengkakan titik SPPG/dapur MBG, kami membahas lonjakan jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang melampaui target dan dinilai memicu pemborosan anggaran sekitar Rp 1 triliun per bulan. Kami juga menyoroti adanya dugaan praktik jual beli titik yang menekan anggaran, sehingga pemerintah mendorong evaluasi serta penataan ulang tata kelola Badan Gizi Nasional agar pelaksanaan program lebih efisien dan tepat sasaran.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.