Pembiayaan kendaraan listrik multifinance di Indonesia naik pada April 2026

Pembiayaan kendaraan listrik multifinance di Indonesia naik pada April 2026
Pembiayaan listrik melesat

Dorongan transisi energi dan penguatan ekosistem kendaraan listrik terus menopang penyaluran kredit di industri multifinance Indonesia. Per April 2026, pembiayaan kendaraan listrik mencapai Rp 23,39 triliun, mencerminkan minat konsumen yang tetap kuat terhadap kendaraan ramah lingkungan.

Sorotan

  • Penyaluran pembiayaan kendaraan listrik oleh industri multifinance Indonesia per April 2026 mencapai Rp 23,39 triliun, naik 32,05% year-on-year.
  • PT CIMB Niaga Auto Finance mencatat pembiayaan baru kendaraan ramah lingkungan Rp 42 miliar pada kuartal I-2026, setara 24,9% dari total portofolio periode tersebut.
  • OJK mencatat piutang pembiayaan multifinance Rp 514,65 triliun per April 2026, tumbuh 2,08% year-on-year, dengan segmen kendaraan listrik tumbuh lebih cepat dari total industri.

Pertumbuhan pembiayaan dan prospek 2026

Seperti dilaporkan KONTAN, Otoritas Jasa Keuangan menyatakan penyaluran pembiayaan kendaraan listrik oleh industri multifinance per April 2026 mencapai Rp 23,39 triliun, naik 32,05% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pernyataan itu disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman, dalam lembar jawaban tertulis OJK tertanggal Minggu, 7 Juni 2026.

Agusman mengatakan pertumbuhan tersebut menunjukkan minat masyarakat terhadap kendaraan listrik masih cukup baik. Menurut dia, tren itu ditopang pengembangan ekosistem kendaraan listrik serta efisiensi biaya operasional yang ditawarkan kendaraan tersebut.

OJK juga memperkirakan kinerja pembiayaan kendaraan listrik multifinance masih memiliki prospek positif sepanjang 2026. Pendorongnya antara lain penguatan ekosistem kendaraan listrik, dukungan kebijakan transisi energi, serta meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan yang lebih ramah lingkungan.

Dampak industri dan strategi perusahaan pembiayaan

Agusman menilai dinamika geopolitik di Timur Tengah yang berpotensi mengganggu pasokan Bahan Bakar Minyak perlu dicermati sebagai peluang untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia. Kondisi itu dinilai dapat dioptimalkan oleh perusahaan multifinance untuk memperluas portofolio pembiayaan hijau, terutama pada segmen kendaraan listrik.

Dari sisi pelaku usaha, PT CIMB Niaga Auto Finance mencatat pembiayaan baru kendaraan ramah lingkungan sebesar Rp 42 miliar pada kuartal I-2026. Nilai itu setara 24,9% dari total pembiayaan perseroan pada periode tersebut.

Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman mengatakan perusahaan akan terus mengoptimalkan peluang untuk memperbesar portofolio pembiayaan kendaraan ramah lingkungan. Strategi yang disiapkan mencakup penguatan produk, simplifikasi proses, penguatan kolaborasi dengan produsen dan dealer kendaraan listrik, serta percepatan digitalisasi layanan untuk memudahkan transaksi calon nasabah.

Secara keseluruhan, OJK mencatat piutang pembiayaan perusahaan multifinance mencapai Rp 514,65 triliun per April 2026. Nilai tersebut tumbuh 2,08% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, menunjukkan pembiayaan kendaraan listrik menjadi salah satu segmen yang tumbuh lebih cepat dibandingkan total industri.

Dalam liputan kami tentang dorongan hilirisasi dan industrialisasi yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto di Munas HIPMI XVIII, ia menegaskan Indonesia perlu memperkuat industri nasional agar pasar domestik semakin memberi manfaat bagi pelaku usaha dan konsumen dalam negeri. Ia juga menargetkan Indonesia memiliki mobil buatan sendiri, dengan contoh awal dukungan pada produk otomotif domestik seperti Mobil Maung buatan PT Pindad yang disebutnya dapat memperkuat rantai pasok dan membuka peluang bagi industri lokal.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.