Polda Metro Jaya alihkan lokasi demo mahasiswa dari Bundaran HI demi kelancaran aktivitas ekonomi Jakarta
Polda Metro Jaya meminta aksi mahasiswa di Jakarta Pusat tidak digelar di Bundaran HI dan mengarahkan massa ke kawasan Patung Kuda atau depan Gedung DPR/MPR RI. Langkah ini diambil saat aparat menyiapkan pengamanan di beberapa titik ibu kota, di tengah rencana demonstrasi BEM UI yang menolak kenaikan harga BBM pada Jumat siang.
Sorotan
- Polda Metro Jaya memindahkan lokasi demo mahasiswa dari Bundaran HI ke sekitar Patung Kuda atau DPR/MPR untuk menjaga kelancaran aktivitas ekonomi Jakarta.
- Sebanyak 6.088 personel gabungan TNI, Polri, Korps Brimob, dan Polres Metro Jakarta Pusat dikerahkan untuk pengamanan di empat titik vital ibu kota.
- Pengalihan lokasi demonstrasi menanggapi rencana mahasiswa UI aksi menolak kenaikan harga BBM pada Jumat pukul 13.00 WIB agar tidak mengganggu pusat ekonomi.
Pengalihan titik aksi dan pengamanan
Seperti diberitakan Kompas.com, Polda Metro Jaya menyatakan Bundaran HI bukan lokasi yang diperuntukkan bagi penyampaian aspirasi karena kawasan tersebut menjadi pusat kegiatan masyarakat dan perekonomian. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan Direktorat Intelijen telah berkomunikasi dengan penyelenggara aksi untuk memindahkan titik demonstrasi ke sekitar Patung Kuda atau depan DPR/MPR agar aspirasi tetap tersampaikan.Budi menyatakan penyampaian pendapat di muka umum tetap merupakan hak yang dilindungi undang-undang. Menurut dia, kehadiran aparat TNI dan Polri ditujukan untuk memastikan aksi berlangsung aman dan pelayanan pengamanan membuat aspirasi peserta demonstrasi dapat tersampaikan dengan baik.
Tercatat 6.088 personel gabungan telah diterjunkan untuk mengamankan jalannya aksi di Jakarta. Kekuatan itu terdiri dari 500 personel TNI, 1.000 personel Korps Brimob, 200 personel bantuan kendali operasi Korps Sabhara, 3.802 personel Polda Metro Jaya, dan 586 personel Polres Metro Jakarta Pusat.
Pengamanan difokuskan di empat lokasi, yaitu kawasan DPR/MPR RI, Bundaran HI, Patung Kuda, dan Cikini Raya. Penempatan personel ini menunjukkan aparat mengantisipasi pergerakan massa di sejumlah pusat aktivitas politik dan lalu lintas utama ibu kota.
Dampak bagi mobilitas dan agenda mahasiswa
Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia berencana menggelar demonstrasi menolak kenaikan harga bahan bakar minyak di Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Jumat mulai pukul 13.00 WIB. Ketua BEM UI Yatalathof Ma'shum Imawan sebelumnya juga telah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas potensi kemacetan dan ketidaknyamanan yang timbul dari aksi tersebut.Mahasiswa disebut membawa lima tuntutan dalam aksi itu, yakni menghentikan pemborosan APBN, menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM, menghentikan program Makan Bergizi Gratis dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, menghentikan militerisme di ranah sipil, serta meminta Presiden Prabowo mengakui kesalahan pemerintah. Dengan pengalihan titik demonstrasi dari Bundaran HI, aparat berupaya menjaga kelancaran aktivitas ekonomi Jakarta tanpa menutup ruang penyampaian aspirasi di lokasi lain.
Dalam laporan kami sebelumnya tentang demonstrasi BEM UI menolak kenaikan harga BBM di Bundaran HI, kami mengulas jadwal aksi pada 12 Juni 2026 serta potensi kemacetan di pusat Jakarta. Kami juga merangkum kesiagaan personel gabungan, skema rekayasa lalu lintas situasional, dan lima tuntutan utama yang dibawa massa aksi.
Berita DGSFP Terbaru
- Forex
- Crypto