Bank Danamon gandeng Elsa Business untuk pelatihan AI bagi karyawan

Bank Danamon gandeng Elsa Business untuk pelatihan AI bagi karyawan
Pelatihan AI untuk Karyawan

Di tengah semakin eratnya keterhubungan industri perbankan dengan pasar global, Bank Danamon memperluas investasi pengembangan sumber daya manusia melalui kerja sama pelatihan bahasa Inggris berbasis kecerdasan buatan. Program ini menargetkan 1.000 karyawan di berbagai wilayah untuk memperkuat komunikasi profesional dan kesiapan menghadapi kebutuhan industri jasa keuangan.

Sorotan

  • Bank Danamon menggandeng Elsa Business menyediakan pelatihan bahasa Inggris berbasis AI untuk pengembangan talenta perbankan dengan materi adaptif sesuai peran peserta.
  • Evi Damayanti menyatakan investasi pelatihan komunikasi profesional dapat diukur dampaknya, mulai peningkatan kepercayaan diri hingga kesiapan berkomunikasi di forum bisnis global.
  • Yasser Muhammad Syaiful menegaskan program berbasis AI ini mendukung efektivitas komunikasi, kualitas layanan, dan daya saing Bank Danamon dalam menghadapi kompetisi sektor keuangan.

Pelatihan AI untuk talenta perbankan

Kontan melaporkan, Bank Danamon menggandeng Elsa Business sebagai penyedia platform pelatihan bahasa Inggris berbasis AI untuk mendukung pengembangan talenta di lingkungan perseroan. Pembelajaran dalam program ini menggunakan teknologi AI Learning Agent yang menyesuaikan materi dengan kebutuhan dan peran masing-masing peserta.

Chief Human Capital and Operations Officer Danamon, Evi Damayanti, mengatakan kemampuan komunikasi menjadi salah satu kompetensi penting bagi talenta perbankan seiring semakin luasnya interaksi bisnis lintas negara. Dalam keterangan resmi pada Kamis (11/6), ia menyatakan investasi dalam pengembangan komunikasi profesional dapat diukur dampaknya secara konkret, mulai dari peningkatan kepercayaan diri hingga kesiapan berkomunikasi di forum bisnis global.

Dampak bagi daya saing sektor keuangan

Country Director Elsa Business Indonesia, Yasser Muhammad Syaiful, mengatakan penguasaan bahasa Inggris saat ini tidak hanya berkaitan dengan kemampuan berbahasa. Menurut dia, hal itu juga menyangkut peningkatan efektivitas komunikasi, kualitas layanan, dan daya saing bisnis di era global.

Melalui pemanfaatan teknologi AI, program tersebut diharapkan menghadirkan pembelajaran yang lebih personal dan terukur. Langkah ini juga memperlihatkan fokus Bank Danamon pada penguatan kualitas SDM sebagai bagian dari kesiapan menghadapi tuntutan industri jasa keuangan yang semakin kompetitif.

Dalam artikel kami sebelumnya tentang program edukasi 'Cerdas Finansial Bersama IPOT', kami membahas upaya Indo Premier Sekuritas meningkatkan literasi AI dan keuangan bagi generasi muda di tengah risiko digital seperti penipuan siber, judi online, dan fenomena FOMO. Kami juga menyoroti pesan bahwa AI kini menjadi kompetensi dasar yang memengaruhi cara orang belajar dan mengambil keputusan finansial, sehingga penting untuk membantu anak muda mengelola serta melindungi asetnya.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.