IPOT dorong literasi AI dan keuangan untuk generasi muda Indonesia
Di tengah tekanan inflasi global dan meningkatnya risiko digital, generasi muda Indonesia menghadapi tantangan yang kian kompleks dalam mengelola masa depan finansialnya. Kondisi ini mendorong Indo Premier Sekuritas memperluas edukasi agar anak muda tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu melindungi dan mengembangkan aset keuangannya.
Sorotan
- PT Indo Premier Sekuritas melalui platform IPOT meluncurkan program edukasi 'Cerdas Finansial Bersama IPOT' untuk meningkatkan literasi AI dan keuangan bagi generasi muda Indonesia.
- CEO Moleonoto menegaskan bahwa transformasi ekonomi nasional harus dimulai dari perubahan mindset anak muda agar mampu mengelola dan melindungi aset keuangan di tengah ancaman siber dan fenomena FOMO.
- IPOT menargetkan posisi sebagai platform transformasi AI di sektor keuangan nasional, menyiapkan generasi muda untuk menghadapi era ekonomi digital global.
Program edukasi IPOT dan pesan transformasi
KONTAN melaporkan, PT Indo Premier Sekuritas melalui platform IPOT menilai generasi muda kini berhadapan dengan ancaman baru, mulai dari penipuan siber, judi online, fenomena FOMO, hingga skema cepat kaya yang beredar di media sosial.CEO PT Indo Premier Sekuritas Moleonoto mengatakan situasi itu menjadi tantangan penting bagi Indonesia karena banyak anak muda sudah mampu menghasilkan pendapatan, tetapi belum memiliki kemampuan yang memadai untuk mengelola dan melindungi aset keuangannya. Dalam keterangan resmi pada Jumat, 12/6/2026, ia menegaskan transformasi ekonomi nasional tidak dimulai dari saham atau trading, melainkan dari cara berpikir atau mindset.
Untuk menjawab tantangan tersebut, IPOT menginisiasi gerakan edukasi bertajuk Cerdas Finansial Bersama IPOT. Melalui program itu, perusahaan ingin menekankan bahwa AI bukan hanya milik insinyur, programmer, atau perusahaan teknologi besar, melainkan kompetensi dasar yang perlu dimiliki generasi muda di berbagai daerah.
Dampak bagi sektor keuangan dan kesiapan digital
Moleonoto mengatakan dunia kini memasuki era baru yang ditandai percepatan perkembangan artificial intelligence, yang menurutnya bukan lagi sekadar inovasi masa depan, tetapi telah menjadi infrastruktur baru yang memengaruhi banyak aspek kehidupan. Ia menyebut AI telah mengubah cara manusia bekerja, belajar, berkomunikasi, berinvestasi, hingga mengambil keputusan sehari-hari.Dalam pandangan perusahaan, penguasaan AI dapat membantu generasi muda mengelola, mengembangkan, dan melindungi masa depan keuangan mereka. IPOT juga menyatakan ingin mengambil peran sebagai platform transformasi AI di sektor keuangan nasional, dengan menempatkan investasi sebagai pintu awal untuk membangun generasi yang cerdas finansial, melek AI, adaptif, dan siap memimpin era ekonomi digital global.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang kolaborasi BTN dengan Universitas Padjadjaran untuk memperluas literasi dan inklusi keuangan, kami menyoroti fokus edukasi finansial bagi mahasiswa yang sudah akrab dengan produk keuangan tetapi masih menghadapi tantangan perencanaan jangka panjang. BTN juga mengingatkan risiko gaya hidup konsumtif serta praktik merugikan seperti judi online, sekaligus membuka peluang magang dan jalur karier untuk memperkuat talenta sektor keuangan.
Berita AI Terbaru
- Forex
- Crypto