BTN perluas literasi keuangan lewat kerja sama dengan Unpad
Di tengah pertumbuhan ekonomi digital dan kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan, BTN memperluas upaya inklusi dan literasi keuangan dengan menggandeng Universitas Padjadjaran pada 10 Juni 2026. Langkah ini menargetkan mahasiswa sebagai kelompok yang sudah akrab dengan produk keuangan, tetapi masih menghadapi tantangan dalam perencanaan keuangan jangka panjang.
Sorotan
- PT Bank Tabungan Negara menandatangani nota kesepahaman dengan Universitas Padjadjaran pada 11 Juni 2026 untuk memperluas literasi dan inklusi keuangan mahasiswa.
- Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2025 mencatat tingkat literasi keuangan perempuan 66,75% dan inklusi keuangan perempuan 76,08%, menyoroti kesenjangan edukasi finansial.
- Kerja sama BTN dan Unpad juga membuka peluang magang dan karier bagi mahasiswa, serta memperkuat pengembangan sumber daya manusia di sektor keuangan.
Kolaborasi kampus dan edukasi finansial
KONTAN melaporkan, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk meneken nota kesepahaman dengan Universitas Padjadjaran untuk mendorong pemahaman finansial di kalangan mahasiswa. Kerja sama itu menjadi bagian dari strategi perseroan dalam memperluas inklusi keuangan sekaligus memperkuat literasi masyarakat melalui jalur pendidikan tinggi.Dalam keterangan resmi pada Kamis, 11 Juni 2026, Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan generasi muda kini semakin paham soal keuangan, tetapi masih banyak yang kesulitan menyusun rencana keuangan jangka panjang. Ia juga mengingatkan anak muda agar tidak terjebak gaya hidup konsumtif, menghindari praktik yang merugikan seperti judi online, serta memahami perbedaan antara utang produktif dan utang konsumtif.
Nixon menilai utang yang sehat adalah pembiayaan untuk kebutuhan bernilai jangka panjang seperti aset, bukan untuk konsumsi sesaat yang membebani cicilan. Ia juga mendorong generasi muda mulai merencanakan kepemilikan rumah sejak dini karena harga properti terus meningkat dari waktu ke waktu.
Dampak bagi inklusi keuangan dan pengembangan talenta
Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2025, tingkat literasi keuangan perempuan tercatat 66,75%, sedangkan tingkat inklusi keuangan perempuan mencapai 76,08%. Kesenjangan ini menunjukkan akses terhadap produk dan layanan keuangan tumbuh lebih cepat dibanding pemahaman masyarakat dalam menggunakannya, sehingga edukasi finansial tetap menjadi pekerjaan utama industri perbankan.Melalui kerja sama dengan Unpad, BTN juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk mengikuti program magang dan menjajaki karier di perseroan. Rektor Unpad Arief Sjamsulaksan Kartasasmita mengatakan kolaborasi tersebut bertujuan memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan dunia praktis, mencakup dukungan fasilitas, magang, pendidikan, hingga pengembangan sumber daya manusia.
Dalam laporan kami sebelumnya tentang dampak kenaikan BI Rate terhadap kualitas KPR BTN, kami membahas risiko suku bunga yang lebih tinggi terhadap daya beli dan kemampuan debitur membayar cicilan. Saat itu, BTN menegaskan kualitas portofolio KPR masih membaik, dengan NPL KPR turun ke sekitar 2,8% berkat penguatan underwriting dan mitigasi risiko, sembari tetap menargetkan pertumbuhan penyaluran KPR sekitar 9%–10% secara lebih selektif.
Berita TimeX Terbaru
- Forex
- Crypto