OJK sahkan pendirian DPLK Sinarmas Asset Management di Indonesia
Otoritas Jasa Keuangan mengesahkan pendirian Dana Pensiun Lembaga Keuangan Sinarmas Asset Management, menandai masuknya manajer investasi ke bisnis DPLK di Indonesia. Persetujuan ini berlaku sejak keputusan anggota Dewan Komisioner ditetapkan dan membuka ruang perluasan produk pensiun bagi peserta individu, pekerja informal, serta korporasi.
Sorotan
- OJK mengesahkan pendirian Dana Pensiun Lembaga Keuangan Sinarmas Asset Management (DPLK SAM) pada 5 Juni 2026 melalui surat KEP-39/D.05/2026.
- DPLK SAM merupakan DPLK pertama di Indonesia yang berasal dari manajer investasi, dengan struktur pengurus dipimpin Stephanus Rudi dan Yoel Tanzil.
- DPLK SAM fokus pada digitalisasi layanan pensiun individu dan korporasi serta didukung aset kelolaan Rp 62 triliun Sinarmas Asset Management per 2026.
Pengesahan OJK dan struktur DPLK baru
KONTAN melaporkan, pengesahan pendirian Dana Pensiun Lembaga Keuangan Sinarmas Asset Management diumumkan di situs resmi OJK pada 12 Juni 2026, dengan keputusan yang tertuang dalam surat nomor KEP-39/D.05/2026 tertanggal 5 Juni 2026. Dalam pengumuman itu, Kepala Departemen Perizinan, Pemeriksaan Khusus dan Pengendalian Kualitas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK I Wayan Wijana menyatakan OJK telah menetapkan pendirian DPLK Sinarmas Asset Management.OJK juga mengesahkan Peraturan Dana Pensiun dari DPLK Sinarmas Asset Management, yang berlaku sejak tanggal keputusan anggota Dewan Komisioner tersebut ditetapkan. DPLK SAM beralamat di Sinarmas Land Plaza Tower 3 Lantai 7, Jalan MH Thamrin Nomor 51, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat.
Sesuai pengesahan OJK, struktur DPLK SAM terdiri dari Stephanus Rudi sebagai Ketua Pengurus, Yoel Tanzil sebagai Pengurus, Syarifudin Yunus sebagai Ketua Dewan Pengawas, dan Al Iskandar sebagai Anggota Pengawas. Stephanus Rudi menyatakan DPLK SAM menjadi DPLK pertama di Indonesia yang berasal dari manajer investasi.
Dampak bagi industri dana pensiun
Menurut Stephanus, kehadiran DPLK SAM diharapkan memberi dampak positif bagi industri dana pensiun, terutama untuk menggarap peserta individual dan pekerja informal yang saat ini masih terbatas dalam program pensiun. Ia juga menyatakan lembaga itu ingin menjadi pilar tepercaya bagi kemandirian finansial masyarakat Indonesia di hari tua melalui pengelolaan dana pensiun yang aman dan berbasis teknologi digital.DPLK SAM menyebut fokus usahanya mencakup peningkatan kesadaran perencanaan pensiun sejak dini, penyediaan produk yang inklusif dan mudah diakses, serta integrasi teknologi digital untuk layanan yang efisien, transparan, dan tepercaya. Produk yang disiapkan meliputi DPLK untuk individu, DPLK korporasi berupa Program Pensiun Iuran Pasti dan Dana Kompensasi Pascakerja, pembayaran manfaat pensiun berkala, serta Dana Pendidikan Anak.
Dengan orientasi digitalisasi, produk DPLK SAM dapat dibeli secara online melalui aplikasi digital maupun situs web. DPLK ini didirikan oleh Sinarmas Asset Management, bagian dari pilar bisnis keuangan Grup Sinar Mas, yang berdiri sejak 2012 dengan dana kelolaan Rp 62 triliun dan melayani lebih dari 75.000 nasabah.
Dalam laporan kami sebelumnya tentang pengesahan dan implementasi UU P2SK, kami menyoroti bagaimana kerangka hukum ini diposisikan untuk memperkuat stabilitas sistem keuangan, tata kelola, serta penegakan hukum di sektor jasa keuangan. Kami juga mencatat bahwa kepastian regulasi yang lebih kuat dinilai penting untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional di tengah tekanan pasar dan meningkatkan daya saing investasi.
Berita OJK Terbaru
- Forex
- Crypto