Polda Metro Jaya jelaskan gangguan internet saat demo mahasiswa di Jakarta
Aktivitas data seluler di sekitar Bundaran HI dan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, terganggu di tengah aksi mahasiswa pada Jumat, 12 Juni 2026. Kepolisian menyatakan hambatan akses terjadi karena kepadatan massa dan tingginya aktivitas pengguna, sekaligus menepis dugaan pemblokiran sinyal.
Sorotan
- Polda Metro Jaya menyatakan tidak ada jamming internet saat demo mahasiswa di Bundaran HI, gangguan akses terjadi karena kepadatan massa dan personel.
- Akses CCTV di lokasi demo Jakarta akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan Diskominfo DKI Jakarta setelah laporan tidak bisa diakses dari situs resmi pemerintah.
- Hingga pukul 17.36 WIB belum ada surat pemberitahuan aksi ke polisi, namun pengamanan tetap disiagakan di sejumlah titik strategis Bundaran HI dan sekitarnya.
Penjelasan polisi dan pengamanan aksi
Seperti diberitakan Kompas.com, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan tidak ada jamming di sekitar lokasi unjuk rasa. Ia menyebut sinyal menjadi sulit karena kepadatan personel dan masyarakat yang beraktivitas di area tersebut, sehingga akses internet ikut terputus-putus.Dalam kesempatan yang sama, Budi juga mengatakan akses kamera CCTV di situs resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan Diskominfo Provinsi DKI Jakarta. Pernyataan itu muncul setelah CCTV di lokasi disebut tidak bisa diakses.
Budi menambahkan aksi di Bundaran HI hingga pukul 17.36 WIB belum disertai surat pemberitahuan kepada kepolisian. Meski demikian, polisi tetap menyiagakan personel di sejumlah titik, meliputi Bundaran HI, Bundaran Senayan, Bundaran Semanggi, dan Patung Kuda.
Dampak lalu lintas dan tuntutan mahasiswa
Kepolisian menilai kawasan Bundaran HI merupakan episentrum lalu lintas ibu kota, sehingga kepadatan massa di titik tersebut berisiko memengaruhi jalur arteri lain. Karena itu, lokasi tersebut disebut tidak diberikan izin untuk penyampaian aspirasi agar gangguan terhadap mobilitas kota dapat dibatasi.Aksi ini diikuti mahasiswa dari Universitas Indonesia bersama sejumlah kampus lain, antara lain Politeknik Negeri Jakarta, Universitas Pancasila, Institut Pertanian Bogor, dan Sekolah Tinggi Teknologi Nurul Fikri. Dalam demonstrasi itu, massa membawa lima tuntutan, yakni menghentikan pemborosan APBN, menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM, menghentikan program MBG dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, menghentikan militerisme di ranah sipil, serta meminta Presiden Prabowo mengakui kesalahan pemerintah.
Dalam laporan kami sebelumnya tentang pengalihan lokasi demo mahasiswa dari Bundaran HI, kami menjelaskan alasan Polda Metro Jaya meminta massa tidak berunjuk rasa di kawasan tersebut karena dinilai sebagai pusat aktivitas ekonomi dan mobilitas publik. Kami juga mengulas dasar aturan yang dirujuk, serta opsi pemindahan aksi ke Patung Kuda atau depan Gedung DPR/MPR agar penyampaian aspirasi tetap berjalan dengan pengamanan tanpa mengganggu arus kota.
Berita Transportation Terbaru
- Forex
- Crypto