BUMD Indonesia didorong bertransformasi saat 300 perusahaan daerah masih merugi
Di tengah peran strategisnya dalam mendorong pembangunan daerah, BUMD di seluruh Indonesia masih menghadapi tantangan tata kelola dan profitabilitas. Dari 1.092 BUMD yang ada, sekitar 300 perusahaan daerah masih merugi dan 342 lainnya belum memiliki Satuan Pengawas Internal.
Sorotan
- Sebanyak 300 dari 1.092 BUMD di Indonesia masih merugi, menunjukkan perlunya penguatan tata kelola dan penerapan good corporate governance.
- BUMD Indonesia memiliki total aset Rp1.240,9 triliun, menyerap 154.609 tenaga kerja, laba bersih Rp24,1 triliun, dan dividen Rp13 triliun untuk pemerintah daerah.
- Pemerintah menekankan akselerasi transformasi digital BUMD sebagai kebutuhan mendesak guna meningkatkan efisiensi operasional dan manfaat ekonomi-fiskal daerah.
Agenda transformasi dan penguatan tata kelola
Seperti dilaporkan Okezone Economy Indonesia, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Agus Fatoni pada Jumat, 12 Juni 2026, mengatakan BUMD perlu terus bertransformasi agar mampu menjadi motor ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia menilai BUMD memiliki posisi strategis karena tidak hanya berfungsi sebagai entitas bisnis, tetapi juga berperan dalam pelayanan publik, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah.Fatoni mengatakan potensi BUMD dan potensi daerah sama-sama besar, sehingga keduanya dapat disatukan untuk memajukan daerah dan menyejahterakan masyarakat. Menurutnya, kondisi masih adanya ratusan BUMD yang merugi dan belum memiliki pengawasan internal menunjukkan perlunya penguatan tata kelola, pengawasan, serta profesionalisme dalam pengelolaan perusahaan daerah.
Karena itu, pemerintah mendorong seluruh BUMD memperkuat penerapan good corporate governance, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mengoptimalkan pemanfaatan aset, serta mempercepat transformasi digital. Fatoni menegaskan transformasi digital menjadi kebutuhan mendesak, mulai dari model bisnis, proses operasional, hingga interaksi dengan pelanggan dan pemangku kepentingan.
Dampak bagi ekonomi daerah dan kinerja sektor publik
Saat ini terdapat 1.092 BUMD di Indonesia dengan total aset mencapai Rp1.240,9 triliun. Perusahaan-perusahaan daerah tersebut juga menyerap 154.609 tenaga kerja, membukukan laba bersih Rp24,1 triliun, serta menyetorkan dividen Rp13 triliun kepada pemerintah daerah.Besarnya aset, penyerapan tenaga kerja, dan kontribusi dividen menunjukkan BUMD tetap menjadi instrumen penting bagi ekonomi daerah. Namun, porsi 27,5 persen BUMD yang masih merugi mengindikasikan manfaat ekonomi dan fiskal dari sektor ini masih dapat ditingkatkan jika pembenahan tata kelola dan digitalisasi dijalankan secara lebih merata.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang konsolidasi BUMN oleh Danantara, kami mengulas rencana perampingan 1.077 entitas menjadi sekitar 200–300 perusahaan hingga 2026 untuk mendorong efisiensi dan memperbaiki kinerja korporasi. Danantara menegaskan proses ini dilakukan tanpa PHK, dengan proyeksi penghematan sekitar Rp50 triliun di tengah fakta banyak BUMN masih merugi.
Berita Wheat Terbaru
- Forex
- Crypto