Pertamina memperkuat pengawasan operasional energi di Nusa Tenggara Timur melalui peninjauan fasilitas distribusi dan penyimpanan di Kupang pada 12 Juni 2026. Langkah ini mencakup pengecekan pasokan BBM, avtur, dan LPG di titik-titik strategis yang menopang konektivitas serta aktivitas ekonomi wilayah kepulauan dan perbatasan.
Sorotan
- Komisaris Utama PT Pertamina Mochamad Iriawan inspeksi fasilitas di Kota Kupang untuk memastikan keandalan pasokan dan distribusi BBM di Nusa Tenggara Timur.
- Integrated Terminal Tenau melayani distribusi BBM ke 29 SPBU reguler, 16 penyalur BBM Satu Harga, 16 Pertashop, satu SPBU nelayan, dengan kapasitas penyimpanan 33,5 ribu kiloliter.
- Terminal Tenau menopang distribusi energi di Nusa Tenggara Timur, termasuk area perbatasan dan Timor Leste, mendukung sektor ekonomi, pariwisata, perikanan, dan konektivitas antarpulau.
Peninjauan fasilitas dan kesiapan pasokan
Seperti dilaporkan KOMPAS.com, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan meninjau sejumlah fasilitas operasional di Kota Kupang untuk memastikan keandalan pasokan energi dan kelancaran distribusi BBM di Nusa Tenggara Timur. Kunjungan kerja itu menjadi bagian dari rangkaian agenda di wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara.Peninjauan dilakukan di SPBU Timor Raya Oesapa, Aviation Fuel Terminal El Tari, dan Integrated Terminal Tenau. Di SPBU, Iriawan memeriksa kesiapan layanan sekaligus berdialog dengan masyarakat terkait ketersediaan dan pelayanan BBM, lalu melanjutkan kunjungan ke AFT El Tari untuk memastikan pasokan avtur tetap andal bagi transportasi udara di NTT.
Agenda ditutup dengan Management Walkthrough di Integrated Terminal Tenau, fasilitas yang beroperasi sejak 1968. Di lokasi itu, Iriawan memeriksa kesiapan infrastruktur penerimaan, penyimpanan, dan distribusi energi, mulai dari pusat kendali operasi, tangki timbun, hingga dermaga bongkar muat BBM dan LPG.
Iriawan menegaskan setiap potensi gangguan distribusi perlu diantisipasi sejak dini agar tidak memengaruhi ketersediaan energi di masyarakat. Ia juga menekankan penerapan aspek Health, Safety, Security, and Environment serta meminta pekerja mematuhi Corporate Life Saving Rules dan membangun budaya saling mengingatkan terhadap kondisi tidak aman di lingkungan kerja.
Peran terminal Tenau bagi distribusi regional
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menjelaskan Integrated Terminal Tenau merupakan simpul utama distribusi energi di kawasan Nusa Tenggara Timur, termasuk wilayah kepulauan dan perbatasan negara. Saat ini terminal tersebut melayani penyaluran BBM ke 29 SPBU reguler, 16 penyalur BBM Satu Harga, 16 Pertashop, dan satu SPBU nelayan.Operasional itu didukung kapasitas penyimpanan BBM sebesar 33,5 ribu kiloliter serta dua tangki LPG spherical berkapasitas masing-masing 500 metrik ton. Menurut Baron, keandalan terminal ini mendukung akses energi bagi masyarakat sekaligus menopang aktivitas ekonomi, konektivitas antarpulau, sektor perikanan, pariwisata, dan kawasan perbatasan.
Sebagai salah satu fuel terminal utama di Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara, IT Tenau juga menopang distribusi energi ke Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Kabupaten Timor Tengah Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Kabupaten Sabu Raijua, Kabupaten Rote Ndao, Kabupaten Belu, dan Kabupaten Malaka. Fasilitas ini juga mendukung kebutuhan energi di wilayah Timor Leste.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang ketersediaan Pertalite bersubsidi, kami menyoroti komitmen Pertamina Patra Niaga menjaga stok tetap cukup dan penyaluran ke seluruh jaringan SPBU berjalan normal sesuai penugasan pemerintah. Saat itu, perusahaan menekankan dukungan logistik dan infrastruktur terintegrasi, pemantauan stok secara real-time, serta koordinasi regional untuk mengantisipasi lonjakan permintaan dan mencegah gangguan pasokan.
- Forex
- Crypto