OJK perketat pengawasan KoinP2P di tengah gugatan hukum dan audit investigatif
Tekanan hukum terhadap PT Lunaria Annua Teknologi, pengelola fintech P2P lending KoinP2P, terus berkembang di tengah masalah gagal bayar yang menimpa platform tersebut. Otoritas Jasa Keuangan menyatakan terus memantau penanganan perkara, memastikan kewajiban kepada lender dipenuhi sesuai ketentuan, serta menjaga keberlanjutan operasional perusahaan.
Sorotan
- OJK memperketat pengawasan KoinP2P setelah tiga petinggi ditahan terkait dugaan korupsi penyaluran dana PT Bank Rakyat Indonesia melalui KoinWorks.
- KoinP2P akan menunjuk caretaker sebagai penanggung jawab operasional sementara, sembari OJK meminta perbaikan tata kelola, kepatuhan, serta penyelesaian pendanaan bermasalah.
- OJK melakukan audit investigatif terhadap KoinP2P terkait dugaan pelanggaran tata kelola dan keterlambatan pelaporan, menegaskan peningkatan tekanan kepatuhan di sektor fintech lending.
Dampak operasional dan langkah perbaikan
Di luar gugatan perdata, OJK juga menanggapi penahanan tiga petinggi KoinP2P yang menjadi bagian dari KoinWorks oleh Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi penyaluran dana oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui fintech KoinWorks. Menyusul proses hukum itu, OJK telah memanggil pemegang saham KoinP2P untuk memastikan keberlanjutan operasional dan layanan kepada masyarakat tetap berjalan sesuai ketentuan.Dari pemanggilan tersebut, KoinP2P disebut akan menunjuk caretaker sebagai penanggung jawab operasional sementara sampai ada direksi dan komisaris baru. OJK juga meminta perusahaan menindaklanjuti hasil pemeriksaan sebelumnya, memperkuat tata kelola dan kepatuhan, mengedepankan penyelesaian pendanaan bermasalah dengan tetap memperhatikan pelindungan konsumen, serta memperkuat ekuitas perusahaan.
Regulator menambahkan pemeriksaan khusus atau audit investigatif terhadap KoinP2P sedang berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Pendalaman itu mencakup dugaan pelanggaran pada aspek tata kelola penyelenggara dan penyampaian laporan kepada OJK, yang menandakan tekanan kepatuhan terhadap sektor fintech lending tetap tinggi ketika sengketa hukum dan risiko operasional muncul bersamaan.
Variasi bunga pinjaman LKM menurut data OJK menjadi sorotan dalam ulasan kami sebelumnya, dipengaruhi perbedaan biaya dana, tenor, dan profil risiko pembiayaan. Kami juga mencatat penyaluran pinjaman dan aset LKM per April 2026 bergerak fluktuatif, menegaskan persaingan tarif serta ketahanan model bisnis sangat terkait dengan kualitas portofolio dan tata kelola lembaga.
- Forex
- Crypto