Harga pangan Jakarta turun, cabai pimpin penurunan pada 15 Juni
Pergerakan harga pangan di Jakarta pada 15 Juni 2026 menunjukkan pelemahan pada sejumlah komoditas utama, dengan penurunan terjadi di kelompok cabai, beras, bawang putih, dan daging sapi. Perubahan ini membandingkan harga rata-rata harian dengan posisi sehari sebelumnya, saat beberapa kebutuhan lain seperti ayam ras, minyak goreng curah, gula pasir, dan garam dapur justru naik.
Sorotan
- Cabai merah besar mencatat penurunan terbesar, turun Rp 19.400 menjadi Rp 50.000 per kilogram pada 15 Juni 2026 di Jakarta.
- Harga beras semua jenis turun serentak, misalnya beras Setra I turun Rp 4.261 menjadi Rp 13.000 per kilogram dan IR 42 turun Rp 2.844 ke Rp 13.500.
- Sebagian harga protein hewani turun seperti daging sapi murni turun Rp 7.833 menjadi Rp 140.000, tetapi ayam broiler naik Rp 1.450 menjadi Rp 45.000 per kilogram.
Pergerakan harga harian komoditas utama
Seperti dilaporkan Kompas.com, data harga rata-rata pangan dari situs resmi infopangan.jakarta.go.id menunjukkan cabai menjadi komoditas dengan koreksi terdalam dibandingkan Minggu, 14 Juni 2026. Cabai merah besar (TW) turun Rp 19.400 menjadi Rp 50.000 per kilogram, cabai merah keriting turun Rp 9.850 menjadi Rp 46.000 per kilogram, cabai rawit hijau turun Rp 9.917 menjadi Rp 52.000 per kilogram, dan cabai rawit merah turun Rp 8.300 menjadi Rp 72.000 per kilogram.Di kelompok bumbu dapur, bawang putih turun Rp 1.320 menjadi Rp 42.000 per kilogram, sementara bawang merah naik Rp 5.883 menjadi Rp 64.000 per kilogram. Pada komoditas protein, daging sapi murni untuk semur turun Rp 7.833 menjadi Rp 140.000 per kilogram, sedangkan daging sapi has atau paha belakang turun Rp 2.917 menjadi Rp 150.000 per kilogram.
Harga beras juga bergerak turun secara serentak. Beras Setra I atau premium turun Rp 4.261 menjadi Rp 13.000 per kilogram, beras IR 42 atau pera turun Rp 2.844 menjadi Rp 13.500 per kilogram, beras IR III (IR 64) turun Rp 2.728 menjadi Rp 11.000 per kilogram, beras IR II (IR 64) Ramos turun Rp 2.509 menjadi Rp 12.000 per kilogram, dan beras IR I (IR 64) turun Rp 532 menjadi Rp 15.000 per kilogram.
Dampak pada belanja rumah tangga Jakarta
Di kelompok sayuran dan buah, tomat buah turun Rp 4.057 menjadi Rp 15.000 per kilogram, kentang ukuran sedang turun Rp 1.447 menjadi Rp 18.000 per kilogram, dan semangka turun Rp 1.350 menjadi Rp 12.000 per kilogram. Pergerakan ini memberi ruang penurunan biaya pada sebagian kebutuhan harian rumah tangga, terutama untuk komoditas segar dan bahan masak utama.Namun, tidak semua harga melemah. Ayam broiler atau ayam ras naik Rp 1.450 menjadi Rp 45.000 per kilogram, minyak goreng curah naik Rp 450 menjadi Rp 22.000 per kilogram, gula pasir naik Rp 300 menjadi Rp 19.000 per kilogram, dan garam dapur naik Rp 483 menjadi Rp 5.000 per 250 gram. Sementara itu, telur ayam ras relatif stabil dengan penurunan tipis Rp 33 menjadi Rp 28.000 per kilogram.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang pergerakan harga pangan nasional per 14 Juni 2026, kami mencatat kenaikan pada sejumlah bahan pokok seperti bawang dan beberapa jenis beras, sementara komoditas hortikultura—terutama cabai—cenderung melemah. Kami juga menyoroti perbedaan arah harga pada protein hewani (ayam turun, sebagian daging sapi bergerak beragam) yang menunjukkan tekanan biaya belanja rumah tangga belum merata di berbagai komoditas.
Berita AssetsFX Terbaru
- Forex
- Crypto