Kemensos pastikan efisiensi anggaran tidak memangkas bansos dan kuota Sekolah Rakyat
Pemerintah menjaga belanja perlindungan sosial dan program pendidikan berbasis kesejahteraan tetap berjalan di tengah penyesuaian anggaran kementerian pada tahun ini. Kementerian Sosial menegaskan penerima bantuan sosial tidak berkurang, sementara kuota siswa Sekolah Rakyat tetap dipertahankan untuk 45.000 peserta.
Sorotan
- Menteri Sosial Saifullah Yusuf memastikan efisiensi anggaran hanya menyasar operasional kementerian dan tidak memangkas alokasi bantuan sosial pada tahun ini.
- Anggaran operasional Sekolah Rakyat untuk 45.000 siswa pada tahun ini mencapai Rp4,3 triliun dari APBN, tanpa pengurangan akibat efisiensi.
- Kemensos mengajukan kenaikan anggaran kepada Komisi VIII DPR RI untuk meningkatkan kapasitas Sekolah Rakyat menjadi 100.000 siswa pada 2027.
Fokus efisiensi pada operasional kementerian
Seperti dilaporkan Kompas.com, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan efisiensi anggaran hanya menyasar pos operasional kementerian dan lembaga, bukan alokasi bantuan sosial bagi penerima manfaat. Ia mengatakan penghematan diterapkan pada kegiatan seperti rapat kerja, perjalanan kedinasan, dan pelatihan bagi pendamping sosial di daerah yang masih dapat ditunda pelaksanaannya.Menurut dia, anggaran bansos tidak mengalami pengurangan sama sekali pada tahun ini. Saifullah juga menyebut pada tahun lalu Presiden Prabowo Subianto justru menambah anggaran untuk bantuan sosial, sehingga pos yang bersifat perlindungan sosial tetap dijaga.
Dampak bagi Sekolah Rakyat dan kebutuhan anggaran 2027
Total anggaran yang digunakan untuk keperluan operasional 45.000 siswa Sekolah Rakyat pada tahun ini mencapai Rp4,3 triliun dari APBN. Kementerian Sosial kini mengajukan kenaikan anggaran kepada Komisi VIII DPR RI agar kapasitas program dapat ditingkatkan untuk menampung 100.000 siswa pada 2027.Saifullah berharap kebutuhan anggaran Sekolah Rakyat dapat meningkat menjadi sekitar dua kali lipat dari level saat ini. Ia juga menyatakan siswa Sekolah Rakyat mulai menunjukkan perubahan positif, termasuk kondisi fisik yang lebih bugar, disiplin yang lebih baik, rasa percaya diri yang meningkat, serta capaian prestasi yang didukung pemenuhan asupan gizi.
Dalam laporan kami sebelumnya tentang usulan kenaikan anggaran Sekolah Rakyat untuk 2027, kami membahas rencana Kementerian Sosial menaikkan kebutuhan dana dari sekitar Rp4,3 triliun menjadi sekitar Rp8 triliun agar program dapat menampung lebih dari 100.000 siswa. Kami juga menyoroti bahwa pengajuan ini didorong oleh proyeksi lonjakan peserta didik serta evaluasi awal yang menunjukkan perbaikan kondisi, disiplin, dan prestasi siswa dari keluarga kurang mampu.
- Forex
- Crypto