Alphabet terus memposisikan kecerdasan buatan sebagai pendorong pertumbuhan jangka panjang utamanya. Manajemen menyatakan bahwa AI telah meningkatkan Search, Google Cloud, dan ekosistem Gemini yang lebih luas.
Artikel ini diterjemahkan dari aslinya. Baca versi asli oleh koresponden kami di sini.

Pada saat yang sama, perusahaan secara signifikan meningkatkan investasi pada infrastruktur komputasi dan pusat data untuk mendukung ambisi AI yang terus berkembang.
Perkembangan terbaru di bulan Juni memperkuat narasi ini, saat Alphabet mengumumkan penggalangan modal besar untuk mendanai ekspansi infrastruktur AI lebih lanjut. Meskipun pasar secara umum memandang investasi ini sebagai kebutuhan strategis, beberapa investor tetap khawatir tentang kenaikan belanja modal dan potensi dampaknya terhadap margin selama kuartal-kuartal mendatang.
Cloud, Gemini, dan Waymo tetap menjadi pendorong utama revaluasi
Di luar bisnis periklanannya, investor terus memantau Google Cloud secara ketat, yang tetap menjadi salah satu segmen dengan pertumbuhan tercepat di tengah permintaan kuat untuk layanan AI. Perhatian tambahan terfokus pada Gemini dan kemajuan Waymo, yang secara bertahap berevolusi dari proyek eksperimental menjadi aset mandiri dengan potensi nilai jangka panjang yang signifikan.
Analis kini fokus pada pertanyaan sentral: dapatkah produk AI baru mempercepat pertumbuhan pendapatan Cloud dan mengimbangi kenaikan biaya investasi? Jawabannya bisa menjadi katalis utama bagi pergerakan besar saham berikutnya setelah laporan laba kuartalan mendatang.
Risiko regulasi tetap menjadi fokus
Meskipun posisinya kuat di bidang AI, Alphabet terus menghadapi tekanan antimonopoli. Proses regulasi di Amerika Serikat terkait dominasi Google dalam pencarian masih berlangsung, sementara pembatasan tertentu telah memengaruhi perjanjian yang terkait dengan Search, Chrome, dan produk terkait AI. Meskipun pasar saat ini tidak memperhitungkan hasil yang paling parah, risiko regulasi tetap menjadi salah satu hambatan fundamental utama perusahaan.
Gambaran teknikal melemah
Dari perspektif teknikal, pengaturannya telah memburuk secara nyata. Pada grafik 4 jam, GOOGL diperdagangkan di dekat $354, setelah jatuh di bawah moving average periode 50 dan 100. Setelah gagal membangun pijakan di atas zona resistance $370-$375, penjual kembali mengendalikan aksi harga.
Support terdekat berada di sekitar $350, diikuti oleh area $340-$345, yang mewakili zona konsolidasi penting sebelumnya. Untuk memulihkan prospek yang lebih konstruktif, bull perlu merebut kembali $370 dan kemudian mengamankan pergerakan berkelanjutan di atas $380. Sampai hal itu terjadi, keuntungan jangka pendek tetap berada di tangan penjual. Namun, dari perspektif jangka panjang, seperti yang dibahas dalam Alphabet maintains uptrend as key resistance test approaches, tren naik yang lebih luas tetap utuh.
- Forex
- Crypto