FLOQ raup pendanaan USD11,3 juta saat ekosistem kripto Indonesia bergerak ke fase integrasi
Industri aset digital Indonesia kini memasuki tahap perkembangan yang lebih matang setelah bertahun-tahun ditopang pertumbuhan investor ritel dan meningkatnya pemahaman publik terhadap aset digital. Pergeseran ini ditandai oleh masuknya partisipasi institusi, penguatan regulasi, serta inovasi yang semakin menghubungkan teknologi blockchain dengan sistem keuangan yang lebih luas.
Sorotan
- FLOQ meraih pendanaan USD11,3 juta dan telah mengumpulkan lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar sejak Mei 2025.
- Industri aset digital Indonesia memasuki fase integrasi, dengan fokus baru pada tata kelola, perlindungan konsumen, dan tokenisasi aset dunia nyata.
- FLOQ berkolaborasi dengan Ripple dalam penggunaan stablecoin RLUSD, menegaskan pentingnya stablecoin untuk efisiensi pembayaran lintas batas dan manajemen likuiditas.
Pendanaan FLOQ dan arah integrasi industri
Seperti dilaporkan Okezone Economy Indonesia, platform investasi dan pertukaran aset kripto asal Indonesia, FLOQ, memperoleh pendanaan sebesar USD11,3 juta atau sekitar Rp202,8 miliar. Perusahaan itu juga telah mengumpulkan lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar sejak berdiri pada Mei 2025.Founder & CEO FLOQ Yudhono Rawis mengatakan tahun pertama menjadi fase pembuktian bagi perusahaan untuk membangun platform yang dipercaya jutaan pengguna, sekaligus menunjukkan bahwa pertumbuhan dapat dicapai tanpa mengorbankan tata kelola, kepatuhan, dan kepercayaan. Menurut dia, fondasi tersebut kini menjadi dasar bagi agenda pengembangan berikutnya.
Yudhono menilai salah satu perubahan terbesar di industri aset digital saat ini adalah bergesernya fokus dari sekadar adopsi menuju integrasi. Jika beberapa tahun lalu pembahasan industri masih terpusat pada edukasi dan pengenalan aset digital kepada masyarakat, kini diskusi meluas ke tata kelola, perlindungan konsumen, stablecoin, tokenisasi aset dunia nyata, serta peran aset digital dalam sistem keuangan masa depan.
Dampak bagi ekosistem kripto Indonesia
Menurut Yudhono, pertanyaan utama industri kini bukan lagi apakah aset digital akan menjadi bagian dari masa depan, melainkan bagaimana membangun institusi, infrastruktur, dan ekosistem yang mampu menopang perkembangan itu secara bertanggung jawab. Ia menambahkan bahwa pertumbuhan tahap berikutnya akan semakin ditentukan oleh kemampuan para pemangku kepentingan dalam membangun kepercayaan, mendorong inovasi, dan menciptakan kolaborasi berkelanjutan.Dalam konteks itu, FLOQ berkolaborasi dengan Ripple melalui kehadiran Ripple USD, atau RLUSD, stablecoin yang dikembangkan oleh Ripple. Kehadiran RLUSD mencerminkan semakin pentingnya stablecoin sebagai infrastruktur keuangan digital yang menjembatani efisiensi teknologi blockchain dengan kebutuhan dunia nyata, termasuk pembayaran lintas batas, manajemen likuiditas, dan akses terhadap aset berbasis dolar U.S.
Dalam ulasan kami sebelumnya tentang pertumbuhan penggunaan QRIS Tap di Indonesia, kami menyoroti kenaikan transaksi hingga Mei 2026 yang didorong perluasan pembayaran contactless di transportasi dan ritel serta bertambahnya jangkauan merchant. Kami juga membahas arah target Bank Indonesia untuk memperluas use case dan implementasi lintas negara, di tengah tantangan adopsi seperti keterbatasan dukungan di iOS.
- Forex
- Crypto