PDI-P menilai safari politik Jokowi dengan PSI sebagai kampanye elektoral menuju 2029
Pergerakan politik Joko Widodo bersama Partai Solidaritas Indonesia memicu respons baru dari PDI-P di tengah mulai bergulirnya manuver menuju Pemilu 2029. Kritik itu muncul setelah kunjungan perdana Jokowi ke Lampung pada Jumat, dengan atribut PSI yang disebut mempertegas dimensi elektoral dari safari tersebut.
Sorotan
- Politikus PDI-P Guntur Romli menilai safari politik Jokowi bersama PSI sebagai kampanye pencitraan untuk pemenangan PSI menjelang Pemilu 2029.
- Safari Jokowi memperkuat posisi politik dinasti keluarga dengan Kaesang Pangarep sebagai Ketum PSI dan menimbulkan peringatan bagi partai di luar PDI-P.
- Jokowi mengenakan atribut PSI pada safari di Lampung, mengindikasikan konsolidasi dini partai politik nasional jelang kontestasi elektoral 2029.
Kritik PDI-P atas safari politik
Seperti dilaporkan Kompas.com, politikus PDI-P Guntur Romli menyebut safari politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo bersama PSI sebagai kampanye politik untuk menuju Pemilu 2029. Ia mengatakan rangkaian kunjungan Jokowi keliling Indonesia ditujukan untuk membantu pemenangan PSI sekaligus menguatkan posisi politik keluarga mantan presiden itu.Dalam keterangannya kepada wartawan pada Jumat, Guntur juga menilai PSI memanfaatkan Jokowi untuk kepentingan elektoral semata. Ia menyatakan langkah keliling politik tersebut menegaskan ambisi kekuasaan dinasti Jokowi, seraya menyoroti kaitannya dengan Kaesang Pangarep sebagai ketua umum PSI dan Gibran Rakabuming Raka.
Guntur menambahkan safari politik itu tidak berdampak pada basis suara PDI-P. Menurut dia, figur-figur yang berhasil didekati justru berasal dari partai lain, sehingga ia meminta partai politik di luar PDI-P lebih waspada terhadap manuver PSI.
Awal perjalanan dan implikasi politik
Jokowi mulai melakukan safari politik dengan berkeliling Indonesia pada Jumat, dengan Lampung menjadi tujuan pertama. Ia tampil mengenakan kemeja dan topi putih yang memuat logo PSI, sebuah simbol yang langsung memperkuat pembacaan politik atas agenda tersebut.Ketua DPP PSI Bestari Barus menyambut kedatangan Jokowi ke Lampung dan memuji penampilannya. Jokowi juga mengakui bahwa kemeja yang ia kenakan dikirim oleh putranya, Kaesang Pangarep, yang kini memimpin PSI.
Kemunculan Jokowi bersama identitas visual PSI berpotensi memperbesar perhatian publik terhadap posisi mantan presiden itu dalam peta persaingan politik nasional. Bagi sektor politik kepartaian, langkah ini menambah sinyal bahwa konsolidasi menuju 2029 mulai berlangsung lebih terbuka, termasuk melalui figur dengan pengaruh elektoral yang masih kuat.
Dalam laporan kami sebelumnya tentang safari politik Jokowi dari Lampung, kami mengulas penilaian bahwa langkah itu mencerminkan upaya menjaga jaringan dukungan setelah ia tidak lagi memegang jabatan formal. Lampung dipandang sebagai titik uji untuk mengukur kekuatan basis elektoral serta soliditas mesin relawan dan loyalis sebelum konsolidasi lebih luas menuju dinamika politik 2029.
Berita Indonesia Terbaru
- Forex
- Crypto