CIMB Niaga, BTN percepat inovasi transaksi digital untuk dorong fee income
Pertumbuhan transaksi digital terus memperkuat kinerja perbankan dan mendorong bank menyesuaikan strategi layanan untuk mempertahankan nasabah. Di tengah persaingan kanal digital, CIMB Niaga dan Bank Tabungan Negara atau BTN kini memperdalam fitur transaksi, investasi, dan pembayaran untuk memperluas penggunaan aplikasi mereka.
Sorotan
- CIMB Niaga melaporkan 91% transaksi dilakukan secara digital via OCTO, dengan porsi terbesar berasal dari transfer dana, QRIS, dan investasi.
- CIMB Niaga akan meluncurkan dua produk asuransi kerja sama dengan Sun Life di aplikasi OCTO bulan ini, memperdalam fokus layanan finansial dan investasi digital.
- BTN membukukan 191 juta transaksi digital per Juni 2026, dengan Balé by BTN menyumbang 63,1 juta transaksi, dan menargetkan total 300 juta transaksi pada akhir 2026.
Strategi bank memperdalam layanan digital
KONTAN melaporkan, CIMB Niaga menyebut 91% transaksi bank itu saat ini dilakukan secara digital melalui aplikasi OCTO. Menurut Head of Digital Banking & Contact Center CIMB Niaga Lusiana Saleh, porsi transaksi digital terbesar berasal dari transfer dana, disusul QRIS, top-up uang elektronik dan dompet digital, bill payment, serta layanan investasi.
Lusiana mengatakan kinerja digital banking ikut berkontribusi pada pendapatan komisi atau fee income bank secara keseluruhan. Namun dalam kondisi pasar saat ini, CIMB Niaga memilih fokus menjaga loyalitas nasabah, salah satunya dengan menggratiskan layanan transfer BI-FAST, sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat keterikatan nasabah dengan bank.
Bulan ini, CIMB Niaga juga bersiap meluncurkan dua produk asuransi bersama Sun Life di kanal digital OCTO, masing-masing asuransi jiwa dan asuransi kesehatan. Secara umum, inovasi OCTO saat ini difokuskan pada layanan finansial dan investasi, dengan sekitar 60% investasi nasabah sudah dilakukan melalui OCTO dan reksadana menjadi produk yang paling dominan.
Lusiana menambahkan, strategi OCTO tidak diarahkan untuk menghadirkan ratusan fitur dalam satu aplikasi. Bank memilih memperdalam setiap fitur yang ada agar dapat memenuhi kebutuhan nasabah secara end-to-end.
Dampak pada pertumbuhan transaksi dan pendapatan
BTN juga membidik peluang dari layanan investasi untuk memperkuat transaksi digital, sembari mendorong inovasi QRIS Tap, QRIS Transfer, tabungan emas, dan paylater. SEVP Digital Business BTN Thomas Wahyudi mengatakan hingga Juni 2026 total transaksi digital BTN mencapai sekitar 191 juta transaksi.Kontributor terbesar berasal dari Balé by BTN dengan sekitar 63,1 juta transaksi, naik sekitar 88% secara tahunan. Thomas menyebut capaian itu menunjukkan pemanfaatan Balé by BTN sebagai kanal transaksi nasabah semakin kuat, sejalan dengan posisinya sebagai super app yang menyediakan beragam layanan dalam satu aplikasi.
Menurut Thomas, transaksi yang paling banyak digunakan nasabah meliputi transfer melalui BI-FAST, transfer dana reguler, pembayaran QRIS, pembelian token listrik, pembayaran tagihan seperti PDAM, serta top up e-wallet. Aktivitas itu turut mendukung pertumbuhan transaksi digital sekaligus berkontribusi pada peningkatan fee based income dan penghimpunan dana murah.
BTN menargetkan total transaksi digital mencapai 300 juta transaksi pada akhir 2026. Dari sisi eksternal, pertumbuhan diperkirakan ditopang oleh semakin luasnya pemanfaatan QRIS, meningkatnya aktivitas ekonomi, dan perubahan perilaku masyarakat yang makin mengandalkan layanan digital, sementara dari sisi internal bank terus mendorong pertumbuhan pengguna aktif Balé by BTN, memperkaya fitur, dan memperluas ekosistem merchant serta kemitraan strategis.
Dalam liputan kami sebelumnya tentang pergeseran strategi pendapatan bank, kami menyoroti bagaimana tekanan net interest margin mendorong bank makin agresif menggenjot fee based income. Artikel tersebut menjelaskan sumber komisi yang kian bergeser ke transaksi digital, sistem pembayaran, wealth management, dan bancassurance, dengan contoh kinerja dari CIMB Niaga dan BTN yang mulai memperkuat pendapatan non-bunga melalui digitalisasi layanan.
- Forex
- Crypto