IHSG berpeluang uji level 5.900 di tengah sentimen global dan domestik yang membaik
Setelah melonjak 2,28% pada penutupan Jumat, IHSG masih diperkirakan melanjutkan penguatan pada perdagangan Senin dengan ruang kenaikan yang lebih terbatas. Level 5.900 menjadi area psikologis yang diuji, sementara pergerakan indeks diproyeksikan berada di kisaran 5.840 hingga 5.950.
Sorotan
- IHSG diproyeksikan bergerak di kisaran 5.840-5.950 dengan peluang uji level 5.900, didukung ekspektasi suku bunga global yang lebih akomodatif dan stabilnya harga minyak.
- Data ketenagakerjaan U.S. yang lebih lemah dari perkiraan meningkatkan harapan jeda kenaikan suku bunga Federal Reserve, mendorong aliran dana ke pasar saham negara berkembang.
- Rupiah menguat ke Rp17.962 per dolar U.S. dan sektor perindustrian menjadi motor utama penguatan IHSG, diperkuat aksi bargain hunting dan data PMI Asia yang ekspansif.
Proyeksi perdagangan dan pendorong pasar
Seperti dilaporkan Okezone Economy Indonesia, pengamat pasar modal sekaligus Founder Republik Investor Hendra Wardana menyebut IHSG masih memiliki peluang melanjutkan penguatan selama mampu bertahan di atas area support 5.830 hingga 5.850. Ia memproyeksikan indeks bergerak dalam rentang 5.840 sampai 5.950 pada perdagangan Senin, dengan ekspektasi suku bunga global yang lebih akomodatif, stabilnya harga minyak dunia, penguatan mata uang regional, serta optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi Asia menjadi penopang utama.Menurut Hendra, sentimen eksternal ikut mengangkat minat investor terhadap aset berisiko setelah data ketenagakerjaan U.S. lebih lemah dari perkiraan pasar. Kondisi itu memunculkan harapan bahwa bank sentral U.S. tidak lagi agresif menaikkan suku bunga dalam waktu dekat, sehingga aliran dana kembali mengarah ke pasar saham negara berkembang.
Dukungan regional dan sektor domestik
Optimisme pasar juga diperkuat oleh data PMI di sejumlah negara Asia yang masih berada di zona ekspansi, mencerminkan aktivitas ekonomi kawasan yang tetap solid. Bursa Asia bergerak menguat, sementara rupiah terapresiasi ke kisaran Rp17.962 per dolar U.S., menambah sentimen positif bagi pasar domestik.Dari sisi domestik, penguatan disebut terjadi di hampir seluruh sektor. Hendra menilai sektor perindustrian menjadi motor utama kenaikan, didukung aksi bargain hunting pada sejumlah saham yang sebelumnya telah mengalami koreksi cukup dalam.
Dalam ulasan kami sebelumnya tentang pembukaan menguatnya IHSG pada 3 Juli 2026, indeks naik cepat sejak awal sesi hingga menyentuh 5.848 dalam semenit pertama, dengan mayoritas saham dan seluruh indeks sektoral bergerak di zona hijau. Kami juga mencatat lonjakan aktivitas transaksi serta deretan saham yang menonjol sebagai penggerak, yang menegaskan kuatnya minat risiko di pasar domestik saat itu.
Berita PMI Terbaru
- Forex
- Crypto