Indonesia targetkan aksesi penuh CPTPP pada 2027 untuk perluas akses pasar
Pemerintah Indonesia mendorong proses aksesi ke Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership, CPTPP, sebagai bagian dari strategi memperkuat daya saing dan memperluas pasar internasional. Langkah ini diposisikan untuk mendukung transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045 sekaligus memperbesar peluang perdagangan, investasi, dan integrasi dalam rantai pasok global.
Sorotan
- Indonesia menargetkan aksesi penuh ke CPTPP pada 2027, dengan tahapan saat ini memasuki preparation discussion bersama Filipina dan Uni Emirat Arab.
- Pertemuan Komisi CPTPP ke-10 pada 26 Juni 2026 menyetujui dimulainya diskusi tahap persiapan terkait aksesi baru termasuk Indonesia, sebelum pembentukan Accession Working Group.
- Keanggotaan CPTPP memberi akses ke pasar kolektif mencakup 600 juta penduduk dan 15 persen PDB global, memperkuat potensi ekspor dan investasi Indonesia.
Tahap aksesi dan penyesuaian regulasi
Seperti dilaporkan Okezone Economy Indonesia, pemerintah menyatakan target Indonesia menjadi anggota penuh CPTPP pada 2027 seiring berjalannya tahapan aksesi yang kini memasuki diskusi persiapan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan ketentuan dalam CPTPP pada umumnya sudah disepakati Indonesia dalam berbagai perjanjian internasional, sehingga yang dibutuhkan terutama adalah sejumlah penyesuaian peraturan perundang-undangan.Perkembangan terbaru muncul dalam Pertemuan Komisi CPTPP ke-10 yang digelar secara virtual pada 26 Juni 2026. Dalam forum itu, para menteri CPTPP menyepakati dimulainya preparation discussion bersama Filipina, Indonesia, dan Uni Emirat Arab, yang menjadi tahapan awal sebelum pembentukan Accession Working Group, AWG, dalam proses menuju keanggotaan penuh.
Dampak perdagangan dan posisi Indonesia
CPTPP merupakan salah satu perjanjian perdagangan bebas berstandar tinggi dan termasuk blok dagang penting di dunia. Keanggotaannya saat ini mencakup 12 negara, termasuk Jepang, Kanada, Australia, UK, Singapura, dan Meksiko, yang secara kolektif mewakili sekitar 15 persen produk domestik bruto global dengan cakupan pasar hampir 600 juta penduduk.Bagi Indonesia, keanggotaan penuh diharapkan memperluas akses pasar ekspor, meningkatkan arus perdagangan dan investasi, serta memperkuat keterlibatan dalam rantai nilai regional dan global. Pemerintah juga menyebut dukungan dari sejumlah anggota CPTPP, termasuk UK, terus menguatkan pengajuan Indonesia untuk bergabung dalam kemitraan dagang tersebut.
Target PDB Indonesia USD5 triliun pada 2045 dalam agenda Indonesia Emas 2045 pernah kami ulas sebagai arah besar transformasi ekonomi nasional. Dalam artikel itu, pemerintah menekankan disiplin kebijakan fiskal, peran APBN menjaga stabilitas makro, serta peningkatan investasi pada pengembangan SDM—termasuk penguatan talenta STEM—sebagai fondasi produktivitas dan daya saing. Kerangka ini relevan untuk membaca langkah aksesi ke CPTPP, yang berpotensi memperluas pasar dan investasi guna mendukung target pertumbuhan jangka panjang.
Berita Trade Deals Terbaru
- Forex
- Crypto