Unitlink saham mencatat tekanan return, produk Manulife pimpin kinerja per Juni 2026
Tekanan di pasar modal Indonesia terus membebani kinerja unitlink berbasis saham hingga Juni 2026, meski sejumlah produk masih membukukan imbal hasil jauh di atas rerata kategori. Rata-rata return unitlink saham terkontraksi 13,39% secara year to date, sementara 10 produk dengan kinerja tertinggi seluruhnya berada di atas rata-rata segmen tersebut.
Sorotan
- Manulife Dana Ekuitas Asia Pasific - IDR mencatat return tertinggi 72,88% per Juni 2026, diikuti Manulife Dana Ekuitas Asia Pasific - USD 61,37%.
- IHSG melemah 34,74% year to date hingga Juni 2026, menekan kinerja unitlink saham yang rata-rata return-nya turun menjadi minus 13,39%.
- Unitlink campuran dan pendapatan tetap juga tertekan dengan kontraksi return 8,93% dan 1,64%, sedangkan pasar uang bertahan positif 1,58% per Juni 2026.
Peringkat produk terbaik dan sumber data Juni 2026
Seperti dilaporkan KONTAN Indonesia, data Infovesta menunjukkan produk Manulife Dana Ekuitas Asia Pasific - IDR milik PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia menempati posisi pertama dengan return 72,88% per Juni 2026. Posisi kedua ditempati Manulife Dana Ekuitas Asia Pasific - USD dengan return 61,37%, disusul Manulife Dana Ekuitas Asia Pasifik Syariah - IDR sebesar 46,69% dan Manulife Dana Ekuitas Asia Pasifik Syariah - USD sebesar 36,93%.Peringkat kelima ditempati USD Prime Emerging Market Equity Fund milik PT AIA Financial dengan return 34,48% per Juni 2026. Selanjutnya, Smartwealth Dollar Equity World Opportunities Funds US$ milik PT Asuransi Allianz Life Indonesia berada di posisi keenam dengan 32,92%, Mandiri Golden Offshore USD milik PT AXA Mandiri Financial Services di posisi ketujuh dengan 30,94%, serta PRUlink U.S. Dollar Global Tech Equity Fund milik PT Prudential Life Assurance di posisi kedelapan dengan 27,70%.
FWD USD Equity Plus Fund milik PT FWD Insurance Indonesia menempati posisi kesembilan dengan imbal hasil 26,43%. Posisi kesepuluh ditempati Smartwealth Dollar Equity Global Artificial Intelligence Fund milik PT Asuransi Allianz Life Indonesia dengan return 26,28% per Juni 2026.
Dampak tekanan IHSG pada industri unitlink
Head of Research Infovesta Utama Wawan Hendrayana mengatakan kontraksi kinerja unitlink saham tidak terlepas dari IHSG yang masih tertekan. Hingga akhir Juni 2026, IHSG melemah 34,74% secara year to date, sehingga kinerja unitlink saham juga tetap negatif, meski penurunannya sedikit lebih baik dibanding reksadana saham.Wawan memperkirakan kinerja unitlink berbasis saham masih sulit terdorong ke zona positif dalam waktu dekat karena pasar modal Indonesia belum menunjukkan penguatan yang signifikan. Dari data Infovesta, rata-rata return unitlink saham per Juni 2026 memburuk dari kontraksi 8,76% pada Mei 2026 menjadi minus 13,39%.
Tekanan juga terlihat pada kategori lain, dengan rata-rata return unitlink campuran terkontraksi 8,93% dan unitlink pendapatan tetap turun 1,64% per Juni 2026. Hanya unitlink pasar uang yang masih mencatatkan kinerja positif, dengan rata-rata return 1,58%, menunjukkan investor masih cenderung bertahan pada instrumen yang lebih defensif.
Pergerakan awal IHSG pada 8 Juli 2026 menjadi sorotan dalam artikel kami sebelumnya, ketika indeks dibuka melemah tipis ke level 5.984 dengan transaksi awal yang didominasi saham stagnan. Kami juga menyoroti saham-saham yang memimpin penguatan dan pelemahan pada sesi pagi tersebut, sebagai gambaran sentimen pasar yang masih rapuh.
Berita Manulife Financial Terbaru
- Forex
- Crypto