Unitlink pasar uang catat imbal hasil tertinggi per Juni 2026
Kinerja unitlink berbasis pasar uang menjadi yang paling positif dibandingkan jenis unitlink lain hingga Juni 2026 di tengah lingkungan suku bunga yang lebih tinggi. Rata-rata return produk pasar uang mencapai 1,58% secara year to date, sementara unitlink saham, campuran, dan pendapatan tetap masih mencatat kontraksi.
Sorotan
- DPLK DKPK GRO Dana US Dollar dari DPLK Manulife memimpin unitlink pasar uang dengan return 8,04% per Juni 2026, didominasi produk berbasis dolar AS.
- Kenaikan BI Rate menjadi 5,75% mendorong kinerja unitlink pasar uang, menurut Head of Research Infovesta Utama Wawan Hendrayana.
- Unitlink saham mencatat kontraksi terdalam dengan rata-rata return minus 13,39% per Juni 2026, diikuti campuran minus 8,93% dan pendapatan tetap minus 1,64%.
Peringkat produk terbaik hingga Juni 2026
Seperti dilaporkan KONTAN Indonesia, data Infovesta menunjukkan 10 produk unitlink pasar uang dengan return tertinggi per Juni 2026 masih didominasi produk berbasis dolar AS dan dana kelolaan Manulife. Posisi teratas ditempati DPLK DKPK GRO Dana US Dollar yang dikelola DPLK Manulife dengan return 8,04%, disusul GSP Dana Pasar Uang US Dollar milik PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia sebesar 7,86%, serta DPLK PPIP GRO Dana US Dollar sebesar 7,68%.Posisi keempat ditempati Carlink Pro Safe milik PT Asuransi Jiwa Central Asia Raya dengan imbal hasil 2,69%. Berikutnya, DPLK PPIP GRO Dana Pasar Uang mencatat return 2,51%, DPLK DKPK GRO Dana Pasar Uang 2,48%, DPLK PPIP GRO Dana Syariah 2,44%, DPLK DKPK GRO Dana Syariah 2,33%, Carlisya Pro Safe 2,32%, dan Generali Money Market Employee 2,25%.
Dampak suku bunga pada kinerja unitlink
Head of Research Infovesta Utama Wawan Hendrayana mengatakan kinerja positif unitlink pasar uang tidak terlepas dari kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia. Menurut dia, kenaikan BI Rate justru menguntungkan instrumen pasar uang, setelah suku bunga acuan kembali naik menjadi 5,75%.Ia memperkirakan unitlink pasar uang masih berpeluang membukukan kinerja positif ke depan dibandingkan jenis lain. Dalam data yang sama, unitlink berbasis saham mencatat kontraksi terdalam dengan rata-rata return minus 13,39% per Juni 2026, diikuti unitlink campuran minus 8,93% dan unitlink pendapatan tetap minus 1,64%.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang kinerja unitlink berbasis saham per Juni 2026, kami membahas bagaimana tekanan pasar modal dan pelemahan IHSG membuat rata-rata return unitlink saham terkontraksi hingga minus 13,39% year to date. Meski begitu, beberapa produk masih mencatat imbal hasil jauh di atas rata-rata segmennya, sementara kategori lain seperti unitlink campuran dan pendapatan tetap juga ikut tertekan dan hanya unitlink pasar uang yang bertahan positif.
Berita Manulife Financial Terbaru
- Forex
- Crypto