Harga emas Antam naik, buyback capai Rp2.405.000 per gram di Jakarta

Harga emas Antam naik, buyback capai Rp2.405.000 per gram di Jakarta
Harga Antam & buyback naik

Kenaikan harga logam mulia kembali terlihat di pasar ritel Indonesia, dengan harga emas Antam pada Jumat, 10 Juli 2026, mencapai Rp2.650.000 per gram. Pergerakan ini juga diikuti kenaikan harga buyback sebesar Rp22.000, sementara sejumlah produk emas di kanal resmi saat ini masih belum tersedia.

Sorotan

  • Harga emas Antam di Butik Emas Logam Mulia Setiabudi One Jakarta naik Rp17.000 menjadi Rp2.650.000 per gram pada Jumat.
  • Harga buyback emas Antam naik Rp22.000 menjadi Rp2.405.000 per gram, mencerminkan peningkatan nilai jual kembali bagi pemegang emas.
  • PPN tidak dipungut berdasarkan PP No.49/2022 dan PMK No.48/2023, meringankan biaya transaksi ritel emas sementara ketersediaan produk belum merata di kanal resmi.

Rincian harga dan ketentuan transaksi Jumat

Seperti dilaporkan Okezone Economy Indonesia, harga emas Antam di Butik Emas Logam Mulia Setiabudi One Jakarta naik Rp17.000 menjadi Rp2.650.000 per gram pada hari ini. Harga buyback, yaitu nilai yang diterima pemilik saat menjual kembali emas batangan, juga naik Rp22.000 menjadi Rp2.405.000 per gram.

Harga tersebut berlaku untuk pengambilan di BELM Setiabudi One Jakarta. Di laman resmi Logam Mulia, beberapa jenis emas untuk saat ini masih belum tersedia.

Rincian harga pecahan emas Antam hari ini meliputi 0,5 gram Rp1.375.000, 1 gram Rp2.650.000, 2 gram Rp5.250.000, 3 gram Rp7.857.000, 5 gram Rp13.065.000, 10 gram Rp26.050.000, 25 gram Rp64.960.000, 50 gram Rp129.755.000, 100 gram Rp259.360.000, 250 gram Rp648.090.000, 500 gram Rp1.295.900.000, dan 1.000 gram Rp2.590.600.000.

Dampak bagi pembeli ritel dan pasar logam mulia

Saat ini, PPN tidak dipungut sesuai PP No.49 Tahun 2022, sehingga nilai PPN tidak diperhitungkan dalam grand total transaksi. Ketentuan perpajakan itu juga merujuk pada PMK Nomor 48 Tahun 2023 dengan tarif 0,25 persen sesuai aturan yang berlaku, dan PT Antam Tbk menerbitkan bukti potong PPh 22 sebagai penjual.

Kenaikan harga jual dan buyback mencerminkan pergerakan nilai emas ritel yang relevan bagi investor individu di Indonesia, terutama untuk transaksi pecahan kecil hingga besar. Ketersediaan produk yang belum merata di kanal resmi juga dapat memengaruhi pilihan pembelian konsumen pada hari ini.

Dalam ulasan kami sebelumnya tentang temuan awal cadangan emas dan mineral di pegunungan Papua, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan laporan awal dari ekspedisi ilmiah BRIN dan sejumlah universitas yang mengindikasikan skala temuan sangat besar. Namun, rincian volume maupun nilai ekonominya belum dipublikasikan karena proses ekspedisi masih berjalan dan tahap verifikasi lanjutan belum selesai.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.