Polda Metro Jaya lanjutkan penggeledahan dugaan korupsi dan TPPU di Cipete
Penggeledahan lanjutan di Cipete Selatan menjadi bagian dari perluasan penyidikan perkara dugaan korupsi, tindak pidana pencucian uang, dan suap yang masih berjalan di Jakarta. Langkah ini muncul setelah aparat lebih dahulu menggeledah 12 lokasi lain dan menyita uang ratusan miliar rupiah serta puluhan kilogram emas.
Sorotan
- Polda Metro Jaya melakukan penggeledahan ke-13 di empat ruko Cipete Selatan pada Kamis malam dalam penyidikan korupsi dan TPPU.
- Penggeledahan terkait dua laporan polisi mengenai dugaan korupsi, TPPU, dan suap pada kasus PT Asabri dan PT Asuransi Jiwasraya periode 2020-2025.
- Penyidik mengamankan dokumen, perangkat komputer, dan barang lain sebagai bukti tambahan terkait dugaan keterlibatan penyelenggara negara dalam pembayaran PT CBS kepada PT KNI.
Pengembangan penyidikan di lokasi ke-13
Menurut Kompas.com, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan kepada Kompas.com, ruko di Jalan Asem II, Cipete Selatan, yang digeledah pada Kamis malam merupakan titik ke-13 dalam rangkaian penyidikan yang sedang berjalan.Ia menjelaskan penggeledahan itu dilakukan karena penyidik masih mengembangkan perkara dan menelusuri kemungkinan adanya barang bukti lain yang berkaitan dengan kasus tersebut. Menurut dia, aparat juga masih membuka kemungkinan adanya lokasi lain yang akan digeledah pada tahap penyidikan berikutnya.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Pol Victor Dean Mackbon menegaskan penggeledahan di Cipete ditujukan untuk mencari barang bukti tambahan. Ia menyebut tindakan itu berkaitan dengan penyidikan atas dua laporan polisi mengenai dugaan tindak pidana korupsi, tindak pidana pencucian uang, dan dugaan suap.
Kaitan perkara dan barang yang diamankan
Menurut Victor, dua laporan tersebut berkaitan dengan proses penanganan hukum PT Asabri dan PT Asuransi Jiwasraya pada periode 2020 hingga 2025. Penyidik juga mendalami dugaan korupsi dan TPPU dalam proses penyelesaian pembayaran PT CBS kepada PT KNI yang diduga melibatkan penyelenggara negara.Dengan demikian, penggeledahan di Cipete tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian dari upaya memperkuat konstruksi perkara melalui pencarian bukti baru. Penggeledahan yang berlangsung dari sekitar pukul 23.00 WIB hingga 04.15 WIB itu dilakukan di empat ruko di kawasan Cipete Selatan, dan penyidik mengamankan sejumlah dokumen, perangkat komputer, serta barang lain yang diduga terkait dengan perkara yang diselidiki.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang penggeledahan empat ruko di Cipete Selatan, kami menyoroti operasi penyidik yang meluas hingga titik ke-13 dalam rangkaian penyidikan dugaan korupsi, TPPU, dan suap. Kami juga mengulas penyitaan dokumen serta perangkat komputer yang dibawa untuk pemeriksaan lanjutan, seiring pendalaman perkara yang terkait penanganan PT Asabri, PT Asuransi Jiwasraya (periode 2020–2025), dan transaksi PT CBS–PT KNI.
Berita Bank of Japan Terbaru
- Forex
- Crypto