RANS mencatatkan saham perdana, Kadin nilai industri kreatif Indonesia siap melahirkan perusahaan besar

RANS mencatatkan saham perdana, Kadin nilai industri kreatif Indonesia siap melahirkan perusahaan besar
RANS go public buka peluang

Pencatatan saham perdana PT Rans Entertainment Indonesia Tbk di Bursa Efek Indonesia dinilai mempertegas besarnya peluang ekonomi dari industri kreatif nasional. Langkah itu juga dipandang membuka contoh baru bagi pelaku usaha kreatif untuk memanfaatkan pasar modal sebagai jalur pengembangan bisnis.

Sorotan

  • PT Rans Entertainment Indonesia Tbk resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia pada Jumat, 10 Juli 2026.
  • Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menilai IPO RANS membuktikan potensi besar industri kreatif Indonesia melahirkan perusahaan bernilai tinggi dan layak masuk pasar modal.
  • Langkah IPO RANS diharapkan memperkuat tata kelola perusahaan serta mendorong pelaku industri kreatif lain memanfaatkan pasar modal untuk ekspansi bisnis.

Makna IPO RANS bagi industri kreatif

Seperti dilaporkan Okezone Economy Indonesia, Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menyatakan IPO PT Rans Entertainment Indonesia Tbk menjadi bukti bahwa industri kreatif Indonesia mampu melahirkan perusahaan berskala besar yang layak masuk pasar modal.

Ia mengatakan sektor industri kreatif memiliki potensi ekonomi yang sangat besar jika dikelola secara konsisten. Menurutnya, keberhasilan RANS menunjukkan bahwa kreativitas dapat berkembang menjadi bisnis bernilai tinggi.

Anindya menyampaikan pandangan itu usai IPO RANS di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, pada Jumat, 10 Juli 2026. Ia menilai membangun bisnis di tengah naik turunnya industri kreatif merupakan proses yang tidak mudah, namun dapat menghasilkan usaha berskala besar melalui kerja keras dan pengelolaan yang tepat.

Tata kelola dan dampak bagi pasar modal

Anindya berharap setelah resmi menjadi perusahaan terbuka, RANS dapat memperkuat tata kelola perusahaan sekaligus memperluas kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Menurutnya, status emiten dapat mendorong perusahaan menjadi lebih terbuka dan memiliki fondasi bisnis yang lebih kuat.

Ia juga menilai langkah RANS dapat menjadi inspirasi bagi pelaku industri kreatif lain untuk melihat pasar modal sebagai sarana ekspansi usaha. Dalam pandangannya, seperti yang terlihat di Korea, Jepang, U.S., dan India, industri kreatif dapat berkembang menjadi sektor dengan nilai tambah besar sekaligus bersifat inklusif.

Dalam artikel kami sebelumnya tentang IPO PT Rans Entertainment Indonesia Tbk di Bursa Efek Indonesia, kami membahas pencatatan perdana RANS pada 10 Juli 2026 beserta besaran dana yang dihimpun dan antusiasme investor yang tinggi. Kami juga mengulas struktur penawaran serta rencana penggunaan dana IPO untuk ekspansi bisnis, sekaligus menyoroti bagaimana emiten berbasis creator economy dapat memperkuat tata kelola dan membuka akses pendanaan pasar modal bagi sektor kreatif.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.