Indonesia cari impor minyak Afrika saat pasokan Timur Tengah terganggu
Gangguan pasokan minyak mentah dari Timur Tengah mendorong Indonesia memperluas sumber impor untuk menjaga kebutuhan energi domestik. Pemerintah menyatakan sekitar 23-25 persen pasokan minyak mentah Indonesia berasal dari kawasan tersebut, sementara konsumsi nasional masih jauh melampaui produksi dalam negeri.
Sorotan
- Indonesia melobi negara-negara Afrika untuk membuka sumber impor minyak baru akibat gangguan pasokan dari Timur Tengah dan risiko Selat Hormuz.
- Menteri Bahlil Lahadalia menyatakan lobi diplomatis berhasil sehingga Indonesia kini memperolehi minyak dari Afrika, tanpa merinci volume pastinya.
- Indonesia harus mengimpor sekitar 1 juta barel per hari karena konsumsi nasional 1,6 juta barel per hari dan produksi hanya 600.000 barel per hari.
Strategi diversifikasi pasokan impor
Seperti dilaporkan Okezone Economy Indonesia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral sekaligus Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah melobi negara-negara Afrika untuk membuka sumber baru pembelian minyak mentah di tengah konflik geopolitik di Timur Tengah dan risiko gangguan jalur Selat Hormuz.Dalam acara Rakernas Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia di Jakarta pada Senin, 12 Oktober 2026, Bahlil menceritakan pendekatan personal yang ia gunakan saat bernegosiasi dengan mitra di Afrika. Ia mengatakan upaya lobi tersebut membuahkan hasil sehingga Indonesia memperoleh sumber impor minyak dari kawasan itu, meski ia tidak merinci volume minyak yang masuk ke pasar domestik.
Dampak bagi ketahanan energi nasional
Menurut Bahlil, tantangan utama Indonesia tetap berada pada kesenjangan besar antara kebutuhan dan produksi minyak. Konsumsi bahan bakar minyak nasional mencapai sekitar 1,6 juta barel per hari, sedangkan produksi atau lifting minyak domestik berada di kisaran 600.000 barel per hari.Dengan kondisi itu, Indonesia masih memerlukan impor sekitar 1 juta barel per hari untuk memenuhi permintaan dalam negeri. Diversifikasi pasokan dari Afrika menjadi bagian dari upaya pemerintah mengurangi risiko ketergantungan pada satu kawasan pemasok ketika tekanan geopolitik mengganggu perdagangan energi global.
Akuisisi 10% hak partisipasi MedcoEnergi di empat blok migas Cekungan Kutai menjadi salah satu langkah penguatan portofolio hulu migas domestik yang sebelumnya kami ulas. Kesepakatan ini mencakup aset produksi, proyek pengembangan, area eksplorasi, serta penemuan gas besar Geliga, yang dinilai dapat memperkuat basis produksi jangka panjang sekaligus menopang rantai pasok LNG. Konteks tersebut melengkapi pembahasan artikel ini tentang upaya pemerintah mengurangi risiko pasokan energi melalui diversifikasi sumber impor di tengah tekanan geopolitik.
- Forex
- Crypto