KB Bank tawarkan obligasi subordinasi Rp500 miliar dalam penerbitan tahap II
PT Bank KB Indonesia Tbk membuka penawaran umum obligasi subordinasi berkelanjutan tahap II tahun 2026 senilai Rp500 miliar di tengah upaya perseroan melanjutkan penghimpunan dana jangka menengah. Instrumen ini terdiri dari dua seri dengan kupon tetap hingga 9,30% per tahun dan menjadi bagian dari program penerbitan senilai total Rp1 triliun.
Sorotan
- KB Bank menawarkan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan IV tahap II senilai Rp500 miliar, terdiri dari Seri A Rp425 miliar dan Seri B Rp75 miliar, dengan tenor lima dan tujuh tahun.
- Obligasi memiliki kupon tetap 8,95% (Seri A) dan 9,30% (Seri B), sepenuhnya dijamin para penjamin emisi, dan memperoleh peringkat AA(idn) dari PT Fitch Ratings Indonesia.
- Laba KB Bank semester I 2026 anjlok menjadi Rp19,02 miliar dari Rp389,67 miliar setahun sebelumnya, sementara aset naik menjadi Rp93,01 triliun per 30 Juni 2026.
Rincian penerbitan dan jadwal penawaran
Seperti dilaporkan KONTAN Indonesia, prospektus yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia pada Senin, 12 Oktober 2026, menunjukkan bahwa penerbitan ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan IV KB Bank dengan target dana Rp1 triliun.Pada tahap II ini, Seri A memiliki nilai pokok Rp425 miliar dengan bunga tetap 8,95% per tahun dan tenor lima tahun. Seri B bernilai pokok Rp75 miliar dengan kupon tetap 9,30% per tahun dan tenor tujuh tahun.
Bunga obligasi dibayarkan setiap tiga bulan, sedangkan pokok utang dilunasi sekaligus saat jatuh tempo. Seri A jatuh tempo pada 16 Januari 2031, sementara Seri B jatuh tempo pada 16 Januari 2033.
Masa penawaran umum berlangsung pada 12 hingga 13 Oktober 2026. Penjatahan dijadwalkan pada 14 Oktober 2026, distribusi elektronik pada 16 Oktober 2026, dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 19 Oktober 2026.
Sebelumnya, KB Bank telah menerbitkan obligasi subordinasi tahap I tahun 2025 senilai Rp248 miliar. Dengan penawaran terbaru ini, total obligasi subordinasi yang telah diterbitkan dan ditawarkan dalam program tersebut mencapai Rp748 miliar.
Dukungan penjaminan emisi dan posisi keuangan bank
Manajemen KB Bank menyatakan obligasi subordinasi ini dijamin dengan skema full commitment oleh para penjamin emisi efek. Penjamin pelaksana emisi terdiri dari PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, PT KB Valbury Sekuritas, PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia, serta PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.Obligasi ini memperoleh peringkat AA(idn) dari PT Fitch Ratings Indonesia, yang telah dikonfirmasi kembali pada 23 September 2026. Meski demikian, instrumen tersebut tidak dijamin dengan agunan, tidak dijamin pemerintah maupun pihak ketiga, dan tidak termasuk dalam program penjaminan simpanan Lembaga Penjamin Simpanan.
Dari sisi kinerja, KB Bank membukukan laba tahun berjalan Rp19,02 miliar pada semester I 2026, turun dari Rp389,67 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Per 30 Juni 2026, total aset bank tercatat Rp93,01 triliun, naik dari Rp89,79 triliun pada akhir 2025, sementara kredit yang diberikan dan pembiayaan syariah setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai mencapai Rp47,51 triliun, meningkat dari Rp47,09 triliun.
Dalam ulasan kami sebelumnya tentang prospek laba bank-bank besar Indonesia pada kuartal III 2026, kami menyoroti bahwa kinerja emiten perbankan utama masih dinilai solid meski ada perlambatan kredit dan tekanan biaya dana. Artikel itu juga membahas faktor penentu hingga akhir tahun—seperti net interest margin, porsi dana murah (CASA), dan kualitas aset—serta bagaimana kondisi likuiditas dapat memengaruhi strategi penyaluran kredit dan penempatan dana.
Berita KB Financial Terbaru
- Forex
- Crypto