Indonesia dorong penyiapan lahan kawasan industri di daerah
Dorongan percepatan industrialisasi nasional kembali menempatkan kawasan industri sebagai instrumen utama pengembangan ekonomi daerah. Menteri Perindustrian Sarmuji menekankan pemerintah daerah perlu menyiapkan lahan dan infrastruktur pendukung agar pengembangan kawasan industri dapat berjalan lebih optimal.
Sorotan
- Pemerintah mendorong daerah menyiapkan lahan, infrastruktur, dan fasilitas penunjang demi mendukung pengembangan kawasan industri terintegrasi.
- Realisasi kawasan industri baru di Indonesia, termasuk Jawa Timur, bergantung pada kesiapan daerah dan pemetaan potensi setiap wilayah.
- Jawa Timur mencatat pertumbuhan ekonomi tertinggi di Pulau Jawa dan di atas rata-rata nasional, memperkuat posisinya sebagai pusat ekspansi industri.
Dukungan daerah untuk pengembangan kawasan industri
Seperti diberitakan Okezone Economy Indonesia, Sarmuji menyatakan kawasan industri menjadi sarana yang efektif untuk mendorong industrialisasi karena menawarkan dukungan usaha yang terintegrasi dalam satu lokasi. Ia mengatakan kebutuhan utama saat ini adalah dukungan pemerintah daerah dalam menyiapkan infrastruktur, lahan, dan fasilitas penunjang lain.Menurut Sarmuji, pengembangan kawasan industri baru, termasuk di Jawa Timur, akan menyesuaikan pemetaan potensi masing-masing wilayah. Pendekatan itu membuat realisasi proyek bergantung pada kesiapan daerah dan kesesuaian potensi industrinya.
Jawa Timur dinilai punya kinerja kuat
Sarmuji juga mengapresiasi capaian Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang dinilainya mencatat pertumbuhan ekonomi solid. Ia menilai pertumbuhan ekonomi provinsi tersebut berada di atas rata-rata nasional sekaligus menjadi yang tertinggi di Pulau Jawa.Penilaian itu memperkuat posisi Jawa Timur sebagai salah satu wilayah yang dipandang siap menopang ekspansi industri. Dalam pernyataannya pada Senin, 12 Oktober 2026, Sarmuji turut menyampaikan ucapan selamat atas hari jadi ke-81 Jawa Timur dan menyebut kinerja provinsi itu terus menunjukkan perbaikan.
Target pemerintah menaikkan kontribusi sektor manufaktur hingga 25% terhadap PDB pernah kami ulas, dengan penekanan agar pertumbuhan industri melampaui pertumbuhan ekonomi nasional. Dalam pembahasan tersebut, Menteri Perindustrian Sarmuji menyoroti pentingnya memperkuat ekosistem usaha agar ekspansi industri mendorong nilai tambah dan penyerapan tenaga kerja, sekaligus mencegah pelemahan manufaktur sebelum mencapai kematangan.
Berita UTrade Markets Terbaru
- Forex
- Crypto