ICX menargetkan penghimpunan dana urun dana tumbuh pada 2026 setelah naik 72% hingga Agustus
Di tengah sikap investor yang lebih berhati-hati akibat kondisi ekonomi, PT ICX Bangun Indonesia mencatat pertumbuhan penghimpunan dana urun dana hingga Agustus 2026. Perusahaan mengumpulkan Rp 2,6 miliar dari satu penerbit pada periode tersebut, sehingga total akumulatif sejak beroperasi mencapai Rp 235,5 miliar dari 48 penerbit.
Sorotan
- ICX mencatat pertumbuhan penghimpunan dana sekitar 72% secara tahunan hingga Agustus, dengan nilai naik dari Rp 1,08 miliar tahun lalu.
- Jumlah investor terdaftar di platform urun dana ICX mencapai 25.467 hingga Agustus 2026.
- ICX menargetkan penghimpunan dana sepanjang 2026 sebesar Rp 5,6 miliar, setara pertumbuhan sekitar 243% dari realisasi 2025 jika kondisi makroekonomi stabil.
Kinerja penghimpunan dana dan target 2026
Seperti diberitakan KONTAN Indonesia, platform urun dana ICX juga mencatat jumlah investor terdaftar sebanyak 25.467 hingga Agustus 2026. Dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,08 miliar, nilai penghimpunan dana saat ini meningkat sekitar 72% secara tahunan.Direktur Operasional ICX Gunawan Aldy mengatakan pertumbuhan tersebut terjadi ketika investor cenderung lebih selektif dalam mengambil keputusan investasi. Menurut dia, kualitas peluang investasi, kesiapan penerbit, dan keterbukaan informasi menjadi faktor penting yang mendorong keputusan investor.
ICX memproyeksikan penghimpunan dana sepanjang 2026 dapat mencapai Rp 5,6 miliar. Target itu setara pertumbuhan sekitar 243% dibandingkan realisasi 2025, dengan catatan tekanan makroekonomi tidak meningkat signifikan pada kuartal IV-2026.
Strategi menjaga kepercayaan investor
Untuk mendorong pertumbuhan berikutnya, perusahaan terus menjaga proses seleksi penerbit, mendorong keterbukaan informasi, dan memberikan pembaruan berkala kepada investor. Langkah itu diarahkan untuk menjaga kepercayaan pasar sekaligus memastikan proyek yang tersedia memiliki fundamental usaha yang memadai.ICX juga tetap mencermati kondisi makroekonomi karena dinilai dapat memengaruhi minat investasi pada instrumen urun dana. Meski begitu, perusahaan melihat peluang pendanaan melalui skema ini masih terbuka selama kualitas proyek dan transparansi kepada investor tetap terjaga.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang pendanaan SPKLU lewat securities crowdfunding, kami membahas target Danamart menghimpun dana Rp1,6 miliar melalui skema ekuitas untuk ekspansi jaringan stasiun pengisian di Jabotabekar. Ulasan tersebut juga menyoroti tren kenaikan adopsi kendaraan listrik dan lonjakan transaksi pengisian daya yang memperkuat prospek kebutuhan infrastruktur, sekaligus membuka akses investor ritel ke sektor riil.
Berita Startups Terbaru
- Forex
- Crypto