Bank Mayapada tercatat dalam daftar BEI atas konsentrasi kepemilikan saham tinggi
Konsentrasi kepemilikan saham PT Bank Mayapada Internasional Tbk menjadi sorotan pasar setelah mayoritas saham perseroan terkumpul pada sejumlah pemegang saham. Per 1 Oktober 2026, penguasaan agregat kelompok pemegang saham tersebut mencapai 96,68% dari total saham emiten berkode MAYA.
Sorotan
- BEI dan KSEI mengumumkan PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA) masuk daftar High Shareholding Concentration per 12 Oktober 2026.
- Agregat pemegang saham menguasai 96,68% saham MAYA per 1 Oktober 2026 berdasarkan metodologi konsentrasi kepemilikan warkat maupun tanpa warkat.
- Masuknya MAYA dalam daftar HSC menegaskan tingginya konsentrasi kepemilikan yang menjadi fokus pengawasan perdagangan dan struktur kepemilikan emiten.
Pengumuman BEI dan KSEI per Oktober 2026
Seperti dilaporkan KONTAN, PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA) masuk dalam daftar emiten dengan konsentrasi kepemilikan saham tinggi atau High Shareholding Concentration (HSC) berdasarkan pengumuman Bursa Efek Indonesia (BEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) tertanggal 12 Oktober 2026.Dalam pengumuman bernomor Peng-HSC-00076/BEI.WAS/10-2026 dan Peng-00017/PWS/KSEI/1026, sejumlah pemegang saham secara agregat menguasai 96,68% dari total saham MAYA per 1 Oktober 2026. Penyusunan pengumuman itu mengacu pada metodologi penentuan konsentrasi kepemilikan saham, baik dalam bentuk warkat maupun tanpa warkat.
Implikasi bagi pengawasan pasar modal
BEI dan KSEI menegaskan bahwa pengumuman mengenai konsentrasi kepemilikan saham tinggi tersebut tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku di bidang pasar modal.Bagi pasar, masuknya MAYA dalam daftar HSC menandai tingginya porsi saham yang dikuasai secara terkonsentrasi, sebuah kondisi yang umumnya menjadi perhatian dalam pemantauan perdagangan dan struktur kepemilikan emiten di Indonesia.
Dalam ulasan kami sebelumnya tentang agenda reformasi BEI periode 2026–2030, kami membahas langkah awal direksi baru untuk memperkuat integritas, transparansi, dan likuiditas pasar. Artikel itu juga menyoroti penyempurnaan metodologi High Shareholding Concentration (HSC)—termasuk penambahan price impact ratio dan evaluasi berkala—sebagai bagian dari penguatan pengawasan dan kualitas perdagangan. Kerangka tersebut membantu membaca konteks ketika suatu emiten, seperti MAYA, masuk daftar HSC dalam pengumuman terbaru BEI dan KSEI.
Berita MOEX Terbaru
- Forex
- Crypto